Tribunnews Update
Hancurkan Ukraina dengan Puluhan Rudal, Rusia Mengaku Puas atas Kinerja Pasukannya
TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia telah mengakui bahwa militernya melakukan serangan besar-besaran di Ukraina, Kamis (9/3).
Menurut Rusia, misi untuk menghancurkan kota-kota di Ukraina telah tercapai.
Sebab, rudal yang diluncurkan diklaim berhasil mengenai target.
Informasi tersebut disampaikan Kementerian Pertahanan Rusia dalam keterangan resminya.
Baca: Inggris Makin Berani, Kini Dirikan Markas Militer Baru di Dekat Rusia demi Lindungi Negara NATO
"Misi telah tercapai. Semua target yang ditugaskan telah tercapai," kata kementerian itu, dikutip dari RT, Kamis (9/3).
Rusia menjelaskan, serangan kali ini menargetkan kompleks industri pertahanan dan sistem energi Ukraina.
Tidak sebutkan secara detail berapa jumlah rudal yang diluncurkan.
Namun, Rusia mengatakan serangan rudal diluncurkan dari udara, laut, maupun darat.
Baca: AS Terancam! Kapal Selam Nuklir Rusia Sudah Muncul di Pantai Lepas Washington hingga Keliling Eropa
Di antara rudal yang diluncurkan seperti Kinzhal yang mampu menyerang target pada jarak 2.000 kilometer.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Ukraina mencatat ada 81 rudal yang diluncurkan Rusia.
Namun, Ukraina mengklaim berhasil menembak jatuh 34 di antaranya.
Ukraina menyebut, serangan kali ini tergolong besar karena menghantam banyak kota.
Mulai dari Kharkiv di utara, Odessa di selatan, hingga Zhytomyr di barat.
Akibat serangan ini, sistem energi lumpuh dan merusak sejumlah bangunan. (Tribun-Video.com)
Artikel telah tayang dengan judul Moscow conducts major ‘retaliation strike’ on Ukraine
Host: Agung Laksono
VP: Dedhi Ajib
# Ukraina # rudal # Rusia # kinerja # pasukan
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Dedhi Ajib Ramadhani
Sumber: Sumber Lain
Mancanegara
Iran Puji Dukungan Rusia di Perang Lawan AS: Teheran Punya Teman Sejati saat Kesulitan
50 menit lalu
Tribun Video Update
Serangan Rudal Baru Hizbullah Dilontarkan, Analis Militer: Israel Terjebak di Rawa Mereka Sendiri
2 jam lalu
Mancanegara
Doa Putin untuk Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei saat Dikunjungi Menlu Araghchi
2 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.