Selasa, 14 April 2026

Tribunnews Update

Minta Rusia Akhiri Perang, Duta Besar Inggris di Moskow Diteriaki Jadi Sponsor Teroris lalu Diusir

Selasa, 7 Maret 2023 21:59 WIB
Sumber Lain

TRIBUN-VIDEO.COM - Duta Besar Inggris untuk Moskow diteriaki dan diejek oleh para propagandis saat menuntut Presiden Rusia, Vladimir Putin mengakhiri perang di Ukraina.

Para propagandis ini menyebut Inggris sebagai sponsor terorisme.

Utusan Dame Deborah Bronnert kala itu tengah berkunjung ke ibu kota Kremlin di Pasifik, Vladivostok pada Selasa (7/3/2023).

Mereka kemudian menyerukan perdamaian antara Rusia dan Ukraina.

Baca: Pasukan Rusia Pakai Sekop Mematikan MPL-50 Gegara Kekurangan Senjata, Begini Penjelasannya

Lebih lanjut dikatakan Duta Besar Inggris bahwa Rusia harus segera menghentikan perang.

"Kami menginginkan perdamaian. Rusia harus menghentikan perang," ujarnya.

Namun, pernyataannya itu langsung dipotong oleh para propagandis.

Mereka meneriaki utusan Inggris itu sebagai sponsor terorisme.

Baca: Ukraina Putus Asa Minta Pasukannya Mundur dari Bakhmut, Tank Kiev Bisa Jadi Sasaran Empuk Rusia

Bahkan, para propagandis mengaku tak menerima kedatangan mereka di  Vladivostok.

Ternyata, protes tersebut tak hanya sekali dilakukan, sebelumnya protes yang sama juga telah dilakukan.

Duta Besar Inggris berselisih dengan pengunjuk rasa pro-Putin di Moskow ketika ia dipanggil oleh otoritas Rusia di tengah klaim bahwa Inggris membantu merencanakan serangan terhadap jalur pipa Nord Stream dan Armada Laut Hitamnya. (Tribun-Video.com/dailymail.co.uk)

Artikel ini telah tayang di dailymail.co.uk dengan judul British ambassador is followed down the street and heckled by Putin propagandists shouting 'you're not welcome here' after she called for peace during visit to Russian city

Host: Tini Afshin
VP: Dedhi Ajib 

# Duta Besar Inggris # Moskow # sponsor # teroris # Diusir

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: Dedhi Ajib Ramadhani
Sumber: Sumber Lain

Tags
   #Duta Besar Inggris   #Moskow   #sponsor   #teroris   #Diusir

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved