Terkini Nasional
Tak Bisa Percayai LHKPN Milik Eko, KPK Periksa Eko Darmanto soal Asal Usul Harta
TRIBUN-VIDEO.COM - JAKARTA - Mantan Pejabat Bea Cukai, Eko Darmanto mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjalani pemeriksaan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN).
Eko Darmanto sebelumnya menjabat Kepala Bea dan Cukai Yogyakarta. Ia dicopot dari jabatannya oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani setelah menjadi sorotan lantaran memamerkan gaya hidup mewah di media sosial.
Pantauan Kompas.com, Eko tiba di gedung Merah Putih KPK pada pukul 07.44 WIB, Selasa (7/3/2023).
Eko tampak mengenakan kemeja berwarna biru polos. Eko tampak didampingi dua orang.
Baca: Penuhi Panggilan KPK, Eks Kepala Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto, Klarifikasi Harta Kekayaan
Setelah memasuki gedung KPK, Eko tampak mengurus sejumlah administrasi pada meja resepsionis. Ia kemudian duduk di deretan sofa lobi gedung Merah Putih.
Juru Bicara Pencegahan KPK, Ipi Maryati Kuding mengatakan, Eko akan diperiksa mengenai harta kekayaannya.
Ia diminta membawa sejumlah dokumen terkait harta yang dilaporkan ya dalam LHKPN.
"Dokumen-dokumen pendukung terkait harta yang dilaporkan, seperti akta waris, hibah, sertifikat, bukti kepemilikan usaha dan lainnya," ujar Ipi.
Eko Darmanto menjadi sorotan lantaran kerap memamerkan barang mewah berupa mobil antik hingga pesawat cessna di media sosial.
Pimpinan KPK kemudian memerintahkan agar pemeriksaan terhadap asal usul harta kekayaan Eko dilakukan.
Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan menerbitkan surat tugas untuk memeriksa aset-aset milik Eko Darmanto.
Baca: Momen Eko Darmanto saat Tiba di Gedung KPK Didampingi Istri, Janji Terbuka Laporkan Kekayaan
Lembaga antirasuah menyatakan tidak bisa memercayai LHKPN milik Eko.
Sebab, ia tercatat memiliki utang yang cukup banyak meningkat.
Berdasarkan informasi yang KPK himpun, EKo mendapatkan pemasukan dari profesinya sebagai aparatur sipil negara (ASN) RP 500 juta per tahun.
Namun, kata Pahala, Eko Darmanto tercatat memiliki utang Rp 9 miliar lebih.
Berdasarkan penelusuran Kompas.com, dalam LHKPN periodik 2021, Eko Darmanto tercatat memiliki utang Rp 9.018.740.000.
“Jadi hartanya cuma rumah dua sama mobil tua yang jarang banget di Indonesia. Yang buat saya rada kenapa dia kita enggak kasih oke segera, utangnya kok meningkat,” kata Pahala.
Dalam LHKPN itu juga disebutkan Eko memiliki dua aset tanah dan bangunan senilai Rp 12,5 miliar dan 9 mobil senilai Rp 2,9 miliar.
Sejumlah mobilnya, kata Pahala, jarang ditemukan di Indonesia.
Baca: Eko Darmanto Datangi KPK Klarifikasi Harta Kekayaan Fantastisnya, Tiba Ditemani sang Istri
Beberapa di antara mobil itu diproduksi tahun 50-an.
Seperti, Chevrolet bekas Bel Air tahun 1955 senilai Rp 200 juta, Dodge Fargo Tahun 1957 RP 150 juta, Chevrolet Apache Rp tahun 1957 Tahun 200 juta, dan Ford Bronco Tahun 1972 senilai Rp 150 juta.
"Ini (Eko) lain lagi ceritanya hartanya enggak banyak. Saya ingat cuma rumah dua tapi mobil tuanya cakep-cakep, ada Fargo ada Bronco,” ujar Pahala.
Adapun sub total kekayaan Eko adalah Rp 15.739.604.391. Namun, setelah dikurangi utang sebesar Rp 9.018.740.000, harta terakhirnya adalah Rp 6.720.864.391.
Setelah menjadi sorotan, Kementerian Keuangan menonaktifkan Eko Darmanto. Beberapa waktu kemudian, Eko dicopot dari jabatannya.
Awalnya, masyarakat menyoroti harta kekayaan Rafael Alun Trisambodo setelah anaknya, Mario Dandy Satrio melakukan penganiayaan terhadap anak pengurus GP Ansor.
Mario diketahui publik kerap memamerkan gaya hidup mewah di media sosialnya. Perhatian publik kemudian merambat ke harta kekayaan sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan. (*)
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Eko Darmanto, Pejabat Bea Cukai yang Pamer Kekayaan Tiba di KPK, Diperiksa Soal Kepemilikan Harta
# KPK # LHKPN # Eko Darmanto # pamer harta
Sumber: Warta Kota
Tribunnews Update
Rampung Diperiksa, 5 Tersangka Korupsi Petral Diborgol, Pakai Rompi Digiring ke Mobil Tahanan
5 hari lalu
Tribunnews Update
Crazy Rich Madura Haji Her Bantah Mangkir Panggilan KPK, Blak-blakan soal Obrolan dengan Penyidik
5 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Pengusaha Tembakau Haji Her Datangi Gedung KPK Akui Tak Paham Kasus Suap Mafia Cukai Rokok
5 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
9 Bos Travel Haji Dipanggil KPK Terkait Kasus Korupsi, Pemeriksaan Digelar di Jawa Timur dan Jakarta
5 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.