Senin, 27 April 2026

Nasional

Depo Pertamina Plumpang Pernah Dinobatkan Terminal BBM Terbaik Kedua di Dunia 2018: Kini Hangus!

Minggu, 5 Maret 2023 14:22 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara terbakar pada Jumat (3/3/2023).

Hingga kini, Polri belum mengetahui penyebab pasti terjadinya kebakaran yang saat ini telah mengakibatkan 19 korban tewas.

Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menyebut tim gabungan masih melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara.

"Tim sedang bekerja. Untuk mendalami, kita akan menanyakan kepada saksi-saksi yang diperlukan. Apakah itu dari masyarakat, depo, atau dari ahli," ujarnya ketika meninjau di posko pengungsian, Sabtu (4/3/2023).

Lalu, seperti apakah sejarah Depo Pertamina Plumpang ini? Berikut ulasanya dikutip dari berbagai sumber.

Baca: Pengamat Sarankan Jangan Diam Saja, Ahok Harus Cari Tahu Penyebab Depo Plumpang Terbakar

Sejarah Depo Pertamina Plumpang

Dikutip dari laman Pertamina, Depo Pertamina Plumpang pertama kali beroperasi pada tahun 1974.

Depo ini pun disebut sebagai terminal BBM terpenting di Indonesia lantaran menyuplai 20 persen kebutuhan BBM harian di Indonesia atau sekira 25 persen total kebutuhan SPBU Pertamina.

Selain itu, penyaluran suplai BBM yang dapat dilakukan Depo Pertamina Plumpang adalah 16.504 kiloliter per hari dengan wilayah distribusi utama, yakni Jabodetabek.

Adapun Depo Plumpang ini memiliki kapasitas tangki timbun sebesar 291.889 kiloliter dan menyalurkan produk BBM yaitu Premium, Bio Solar, Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite dan Pertamax Turbo melalui Terminal Automation System (TAS) berkelas dunia dengan kompartemen 249 unit mobil tangki.

Berdirinya Depo Pertamina Plumpang ini pun turut mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.

Pada tahun 2018 dalam gelaran Global Tank Storage Award 2018, Depo Plumpang meraih peringkat kedua sebagai terminal BBM terifisien ke-2 setelah Saudi Aramco Terminals.

Sebagai informasi, ajang Global Tank Storage Awards adalah ajang prestisius di industri penyimpanan yang diadakan oleh majalah Tank Storage di Rotterdam, Belanda.

Secara teknis, efisiensi Depo Pertamina Plumpang turut didukung oleh pengadopsian teknologi New Gantry System yang diperbarui.

Adapun pengadopsian ini memiliki beberapa keunggulan seperti pengisian BBM lebih cepat, adanya bangsal pengisian yang kompak unutk pengisian mobil tangki penyalur, peningkatan keamanan saat proses pengisian BBM.

Baca: Ada 6 Warga Lebak Jadi Korban Tewas dalam Insiden Kebakaran Depo Pertamina Plumpang

Serta menghilangkan kesalahan pencatatn akibat human error operator, memiliki sistem perpipaan overhead sehingga mudah dalam pemeliharaan, dan adanya sistem monitoring untuk menghindari kegagalan operasi.

Kebakaran Pernah Terjadi 2009
Dibalik prestasi yang diperoleh, insiden kebakaran juga pernah terjadi di Depo Plumpang pada 14 tahun silam atau tepatnya 18 Januari 2009.

Dikutip dari Kompas TV, Kabareskrim saat itu, Susno Duadji mengungkapkan penyebab kebakaran lantaran gesekan antara slot ukur dan alat pengambil sampel BBM.

Alhasil, percikan api dari gesekan itu menyambar BBM sehingga menyulut kebakaran hebat.Bahkan, insiden ini sampai membuat Wakil Presiden saat itu, Jusuf Kalla angkat bicara dengan mengingatkan Pertamina agar meningkatkan standar keamanan.

"Sekiranya aparat pemadam kebakaran tidak baik menjalankan tugasnya, ini sudah menjadi bencana seperti yang terjadi di Cilacap Jawa Tengah, yakni terbakarnya sejumlah kilang yang memerlukan waktu untuk memadamkannya," ujar Jusuf Kalla.

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)(Kompas TV/Gilang Romadhan)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kini Terbakar, Depo Pertamina Plumpang Pernah Dinobatkan Terminal BBM Terbaik Kedua di Dunia 2018 

# Depo Pertamina Plumpang # Depo BBM Pertamina Plumpang Kebakaran # Terminal BBM

Editor: Ghozi LuthfiRomadhon
Video Production: Muhammad Taufiqurrohman
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved