LIVE UPDATE
Pelajaran Penting Harus Diambil Indonesia dari Invasi Rusia ke Ukraina, Ini Kata Pakar Militer
TRIBUN-VIDEO.COM - Tanggal 24 Februari 2023, menandai setahun berlangsungnya invasi Rusia di Ukraina.
Sampai saat ini belum ada tanda-tanda perang antara kedua negara akan berakhir meski berbagai sanksi ekonomi dan tekanan politiik dilancarkan terhadap Rusia.
Analis pertahanan, militer dan hubungan internasional Connie Rahakundini Bakrie menyebut ada beberapa hal penting dari perang tersebut yang bisa dijadikan pembelajaran bagi Indonesia.
Khususnya bagi Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Kementerian Luar Negeri (Kemlu), dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Hal ini disampaikan Connie dalam Tribun Talks dengan tema "1 Tahun Perang, Kenapa Rusia Belum Dapat Taklukkan Ukraina?"
Pelajaran pertama, kata Connie Indonesia saat ini harus mulai menetapkan pihak mana yang menjadi ancaman.
Kedua, berdasarkan ancaman tersebut, Indonesia harus tahu sampai mana menyebarkan pasukan pertahanannya.
Baca: NATO Akui Keunggulan Senjata Rusia, Kini Cemas dan Minta Jangan Remehkan Pasukan Putin
Kemudian, ketiga, Indonesia harus mulai menentukan doktrin seperti apa yang harus dimiliki.
Lebih jauh, Connie menegaskan, ancaman dari pihak luar bagi Indonesia sudah jelas di depan mata, bukan sekadar bayang-bayang.
Sehingga penting menurut analisi pertahanan itu, bagi Indonesia untuk belajar dari perang Rusia-Ukraina.
Ia juga menekan, tentang situasi perang di era sekarang ini lebih mengerikan dan begitu mengutamakan kekuatan.
Sehingga kekuatan trimarta ia sebut sangat penting.
Sebagai informasi, Satu tahun setelah agresi Rusia ke Ukraina, pertemuan lanjutan Emergency Special Session (ESS) ke-11 Majelis Umum PBB kembali dilaksanakan di New York, pada Kamis, 23 Februari 2023.
Baca: Rusia Mengamuk saat Momen PBB Heningkan Cipta untuk Ukraina, Banting Barang & Lakukan Interupsi
Resolusi didukung mayoritas negara anggota PBB sebanyak 141 negara, termasuk Indonesia.
Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu RI) menyatakan dukungan Indonesia diberikan karena pokok dan semangat resolusi yang menjunjung tinggi prinsip-prinsip dalam Piagam PBB dan hukum internasional.
Hal ini termasuk resolusi konflik secara damai, penghormatan terhadap HAM dan penegakan hukum.
Indonesia meyakini tanggung jawab mengakhiri perang terletak pada kedua pihak berkonflik.
Indonesia juga akan terus mendorong Komunitas internasional untuk menciptakan situasi yang kondusif bagi terlaksananya perdamaian di Ukraina.(Tribun-video.com/Tribunnews)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Satu Tahun Perang Rusia-Ukraina, Pengamat Militer: Ada Pelajaran Penting untuk Indonesia
# Invasi Rusia di Ukraina # Rusia # Connie Rahakundini Bakrie # PBB
Video Production: Ika Vidya Lestari
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Connie Bakrie Sentil Prabowo Usai 3 TNI Gugur di Lebanon: Kalau Dibilangin Bapak Gak Pernah Percaya
Rabu, 1 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
PBB Peroleh Temuan Awal soal Ledakan Pinggir Jalan yang Tewaskan Prajurit TNI saat Misi Perdamaian
Rabu, 1 April 2026
Mancanegara
Utusan RI Desak PBB Segera Investigasi 3 TNI yang Gugur: Minta Transparan Bukan Alasan dari Israel
Rabu, 1 April 2026
Internasional
Pasukan Elit Chechnya Rusia Siap Tempur Bantu 1 Juta Kombatan Teheran Kepung AS di Perang Darat
Rabu, 1 April 2026
Konflik Timur Tengah
Rusia Salahkan AS! Moskow Bereaksi Keras atas Gugurnya 3 TNI yang Diduga Ditembaki Tank Israel
Rabu, 1 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.