Rabu, 15 April 2026

LIVE UPDATE

Ukraina Dituding Bakal Serbu Negara Lain & Perluas Wilayah, Diduga sebagai Balas Dendam Agresi Rusia

Sabtu, 25 Februari 2023 14:11 WIB
Sumber Lain

TRIBUN-VIDEO.COM - Ukraina dituding akan menyerang negara lain dan meningkatkan eskalasi perangnya dengan Rusia.

Kementerian Pertahanan Rusia pada Jumat (24/2/2023) menyebut Ukraina sedang mempersiapkan diri untuk meluncurkan serangan ke negara tetangganya.

Negara tetangga yang dimaksud ialah di Moldova, Transnistria.

Pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia dirilis pada malam peringatan satu tahun serangan Moskow di Ukraina.

The Moskow Times melaporkan, wilayah tersebut dikendalikan oleh kelompok pro-Moskow dan menyatakan telah lepas dari kedaulatan pemerintah pusat di Chisinau.

Sejak peluncuran serangan besar-besaran terhadap Ukraina setahun yang lalu, Kremlin dituduh meningkatkan ketegangan di Transnistria untuk mengacaukan Ukraina dan Moldova.

Baca: Jelang Satu Tahun Konflik Perang Rusia dan Ukraina, Indonesia Dukung Resolusi Damai

Kementerian pertahanan mengklaim "invasi" akan diluncurkan "sebagai tanggapan atas dugaan serangan oleh pasukan Rusia dari wilayah Transnistria."

Selain itu mereka juga menyebut pasukan Ukraina berkumpul di dekat perbatasan dengan wilayah Ukraina-Transnistria.

Pasukan Ukraina dikatakan sedang mengatur posisi artileri dan meningkatkan penerbangan drone yang sebelumnya belum pernah dilakukan di wilayah tersebut.

Dalam keterangannya, Moskow akan menanggapi provokasi Ukraina tersebut.

Meski begitu, Menteri Pertahanan Moldova Valeriu Mija menolak klaim Rusia yang menurutnya merupakan elemen operasi psikologis.

Baca: BANTAI PASUKAN UKRAINA BESAR-BESARAN! Rusia Bunuh Tentara Kiev Pakai Sederet Senjata Mematikan

Awal bulan ini, Presiden Moldova Maia Sandu menuduh Rusia merencanakan untuk menggulingkan pemerintahnya dengan kekerasan melalui penyabot yang menyamar sebagai pengunjuk rasa anti-pemerintah.

Tapi klaim tersebut langsung dibantah oleh Rusia.

Transnistria adalah wilayah sempit yang berbatasan dengan Ukraina, yang terpisah dari Moldova setelah perang singkat pada tahun 1992.

Penduduknya yang sebagian besar berbahasa Rusia memilih langkah ini karena tidak ingin tetap menjadi minoritas di negara itu.

Sejak saat itu tentara Rusia dikerahkan di sana sebagai penjaga perdamaian.

Diperkirakan setengah dari 500.000 penduduk Transnistria kini memiliki kewarganegaraan Rusia.

Moldova telah mengambil sikap pro-Barat dalam beberapa tahun terakhir, dan membuat Moskow marah.(*)

Artikel ini telah tayang di The Moscow Times dengan judul Russian Politician Uses Idiom Literally to Express Incredulity at Putin Speech

# Ukraina # Rusia # Moldova # Transnistria

Editor: Unzila AlifitriNabila
Reporter: sara dita
Videografer: Dyah Ayu Ambarwati
Sumber: Sumber Lain

Tags
   #Ukraina   #Rusia   #Moldova   #Transnistria

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved