Terkini Daerah
Bantah Pernyataan Gibran soal Penyebab Banjir di Solo Raya, BBWSBS Angkat Bicara
TRIBUN-VIDEO.COM - Penyebab banjir di Solo dan Sukoharjo yang disebut karena dibukanya spillway Waduk Gajah Mungkur (WGM) dibantah oleh Balai Besar Wilayah Bengawan Solo (BBWSBS).
Ditegaskan banjir tersebut dipicu karena anakan sungai yang tidak bisa menampung air dengan intensitas hujan tinggi selama sekira 10 jam.
Kepala BBWSBS, Maryadi Utama membantah terkait pernyataan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka soal penyebab banjir di Solo Raya karena pembukaan spillway WGM.
Baca: Desa Buwun Mas Langganan Banjir, Kapolda NTB Turun Periksa Fasilitas Kesehatan hingga Sekolah
Maryadi menjelaskan, dibukanya spillway WGM saat itu hanya sekitar 15 persen dari debit yang masuk ke Sungai Bengawan Solo atau sekitar 280 meter kubik per detik.
"Waduk Gajah Mungkur itu hanya sebagian kecil, 15 persen dari debit yang masuk ke Sungai Bengawan Solo, 280 meter kubik per detik," kata Maryadi.
Ia menilai banjir begitu cepat naik dan masuk ke perkampungan penduduk karena anakan sungai yang tak kuat menampung air hujan.
"Banjir saat itu dengan cepat naik dan masuk ke perkampungan penduduk," kata Maryadi.]
Selain itu, bangunan penduduk yang rendah menjadi penyebab air masuk ke rumah warga.
Baca: Meski Diterjang Banjir, Upacara HUT ke 278 Kota Solo Tetap Digelar, Gibran Libatkan Anak-anak
"Selain itu mengingat bangunan penduduk yang rendah penyebab air masuk ke rumah warga," imbuhnya.
BBWSBS sebenarnya sudah menyediakan pompa air untuk antisipasi banjir.
Namun, pompa air itu belum maksimal karena intensitas hujan yang tinggi.
Menurutnya kejadian banjir pekan lalu harus dijadikan sebagai evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang.
Dia juga menjelaskan jika kondisi Sungai Bengawan Solo saat ini terjadi pendangkalan.
BBWSBS sudah melakukan sejumlah upaya penanganan berupa pengerukan dari hulu hingga WGM sampai hilir Sungai Bengawan Solo.
Baca: Dinilai Tak Lebih Baik Pimpin Kota Solo Dibandingkan dengan Gibran, FX Rudy Angkat Bicara
"Faktor penyumbang banjir kemarin, curah hujan tinggi pada tanggal 15, 16 dan 17 Februari rata-rata hujan normal dan kategori hujan lebat," ucapnya.
Selain itu penyebab banjir lainnya, yakni perubahan tata guna lahan di daerah aliran sungai (DAS), bahkan beberapa DAS masuk kategori kritis.
"Perlu diketahui bersama terlepas dari tingginya curah hujan, catatan mengenai perubahan tata ruang kota maupun Kabupaten Sukoharjo dimana pembangunan sangat tinggi di sejumlah daerah," ujar Maryadi.
Di sisi lain Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Operasional Perum Jasa Tirta 1, Milfan Rantawi turut menanggapi hal itu.
Ia menjelaskan, jika penyebab banjir di Kota Solo dan Sukoharjo dikarenakan curah Hujan yang tinggi dalam waktu cukup lama.
(Tribun-Video.com/TribunSolo.com)
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Tak Sependapat dengan Gibran soal Banjir Solo - Sukoharjo, BBWSBS Sebut Hal Ini Jadi Penyebab Utama
# Wali Kota Solo Gibran Rakabuming # Kota Solo # banjir # Bengawan Solo
Reporter: Sandy Yuanita
Video Production: Rizaldi Augusandita Muhammad
Sumber: TribunSolo.com
Terkini Nasional
Susilo Bambang Yudhoyono Lukis Sungai Bengawan Solo, Terinspirasi Gaya Seniman Legendaris Affandi
2 hari lalu
Tribunnews Update
Diguyur Hujan Deras, Longsor & Banjir Terjang Wilayah Sumedang hingga Akses Jalan Utama Lumpuh
3 hari lalu
Internasional
Serangan Iran Bikin Tel Aviv Banjir Limbah, Rudal Hantam Sistem Pembuangan Air Kota, Warga Panik
5 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.