Selasa, 21 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

2 TENTARA PUTIN SEKARAT, Diduga karena Zat Beracun yang Dimasukkan Ukraina Lewat Serangan Drone

Minggu, 19 Februari 2023 20:53 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia menuduh pasukan Ukraina menggunakan amunisi beracun saat bertempur di Vuhledar.

Akibatnya, dua tentara Rusia mengalami keracunan hingga luka serius pada organ dalam.

Perwira militer Rusia mengatakan, serangan ini terjadi pada Kamis (16/2) pagi.

Pasukan Rusia diserang oleh dua drone yang diduga berasal dari Ukraina.

Rusia mengklaim berhasil menembak jatuh salah satu drone tersebut.

Namun, drone lainnya berhasil lolos dan menjatuhkan amunisi kimia ke arah tentara.

Amunisi yang dijatuhkan kemudian meledak dan melukai dua tentara Rusia.

Baca: Sehari di Kherson, Militer Rusia Hancurkan Stasiun Radar AS dan Howitzer Msta-B Beserta Amunisi

Tak hanya luka luar, korban juga mengalami gejala serius seperti keracunan hingga luka bakar pada paru-paru.

Gejala inilah yang menjadi dugaan bahwa amunisi mengandung zat kimia beracun.

"Pecahan amunisi yang diledakkan dan yang berasal dari drone yang jatuh dikirim untuk pemeriksaan," kata petugas itu, dikutip dari SputnikNews.

Rusia masih belum mengungkap jenis senyawa kimia yang terkandung dalam amunisi tersebut.

Namun, negara itu telah berulang kali melarang Ukraina menggunakan senyawa berbahaya dalam perang.

Sementara pihak Ukraina juga masih belum menanggapi tuduhan tersebut.(Tribun-Video.com)

https://sputniknews.com/20230218/russian-military-accuses-ukraine-of-using-toxic-munition-near-ugledar---photo-1107577918.html

# TRIBUNNEWS UPDATE # Rusia # Zat Beracun # Ukraina # drone

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Dwi Adam Sukmana
Sumber: Tribun Video

Tags
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #Rusia   #Zat Beracun   #Ukraina   #drone

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved