Minggu, 19 April 2026

Terkini Daerah

Kisah Pepy Petugas PPSU Cantik Ancol, Rela Kerja Kasar hingga Berdarah-darah Demi 2 Anak di Rumah

Kamis, 9 Februari 2023 14:37 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUN-VIDEO.COM - Pada Selasa (7/2/2023) pagi, petugas gabungan dari Kelurahan Ancol melakukan penataan lingkungan di Jalan Ancol Barat, Pademangan, Jakarta Utara dalam rangka pencegahan banjir dan pohon tumbang.

Penataan dilakukan mulai dari penebangan pohon, penertiban lapak pedagang kaki lima yang berada di atas saluran air, serta pembersihan sampah yang menyumbat gorong-gorong.

Dari puluhan petugas berseragam oranye yang ikut andil dalam penataan lingkungan pagi tadi, salah seorang di antaranya cukup menarik perhatian.

Sosok itu ialah seorang wanita petugas PPSU berparas cantik dengan polesan make up tak begitu tebal terpancar di wajahnya yang mulai berkucuran keringat.

Meski berparas cantik, wanita itu tak ragu melakukan pekerjaan kasar yang umumnya dikerjakan kaum adam.

Pekerjaan seperti mengangkat balok besar dari material pedagang kaki lima hingga mencemplungkan diri ke dalam gorong-gorong untuk membersihkan sampah rela dilakukannya di bawah terik sinar matahari dan debu yang beterbangan.

Baca: Temuan Mayat Pria di Pesanggrahan Diselidiki, Petugas PPSU Akui Sudah Ada Motor Parkir sejak Subuh

Baca: Petugas PPSU di Kemayoran Dapat Kejutan dari Sosok Misterius setelah HP Dijambret saat Tugas

Bahkan, petugas PPSU wanita dari Kelurahan Ancol tersebut sampai rela terkena serpihan kaca yang membuat jari telunjuknya terluka ketika harus terjun ke gorong-gorong penuh lumpur dan berbau tidak sedap itu.

Petugas PPSU wanita itu bernama Pepy Yunita.

Pepy ialah seorang ibu dua anak berusia 26 tahun yang rela melakukan pekerjaan kasar demi membantu sang suami menafkahi para buah hatinya.

Kerasnya kehidupan membuat Pepy yang sudah beberapa tahun belakangan menjadi ibu rumah tangga harus banting tulang di jalanan setiap hari supaya dapurnya tetap mengepul.

Sebab, penghasilan suaminya sebagai buruh pabrik kaca di Cikampek, Jawa Barat tidak lah cukup untuk menghidupi Pepy, kedua buah hati, dan ibunya yang tinggal di rumah.

"Kenapa mau jadi PPSU ya untuk memenuhi kebutuhan hidup, bantuin suami juga mencari nafkah," kata Pepy di rumahnya.

Setelah melakukan pekerjaannya sebagai petugas PPSU di jalanan, Pepy Yunita pulang ke rumahnya di Jalan Lodan Raya, RT 09 RW 02 Ancol, Pademangan, Jakarta Utara untuk menjalankan peran sebagai seorang ibu.

Di rumah semi permanen milik orang tuanya itu, Pepy melepas lelah dengan bercengkrama dan bermain bersama kedua putranya yang berusia 2 tahun dan 4 tahun yakni Zain Alfariz Irwannudin dan Zafran Narendra Alkhafi.

Semangat Pepy seakan tak pernah padam.

Ketika di jalanan ia harus membuat lingkungan tetap asri, sesampainya di rumah Pepy juga harus memastikan senyuman terus terpancar dari wajah anak-anaknya.

Bagi Pepy Yunita, seberat dan sekasar apapun pekerjaannya sebagai petugas PPSU bukanlah alasan untuk menyerah.

Selama masih ada Zain dan Zafran, Pepy Yunita akan terus termotivasi untuk berjuang mengais pundi-pundi rezeki demi memperbaiki hidup kedua buah hatinya itu.

"Nggak apa-apa kita kerja bagaimanapun demi anak, kita ada yang diperjuangkan," tutur dia.

Sementara itu, Lurah Ancol Rusmin mengatakan, Pepy merupakan anggota PPSU yang baru masuk tahun 2023 ini.

Rusmin mengaku salut dengan semangat Pepy menjalani pekerjaannya di jalanan, meski wanita itu terbilang memiliki paras yang cantik dan masih muda.

"Ternyata pekerjaan PPSU menantang bagi dia, dia ikut serta melamar di Kelurahan Ancol, dan kami melakukan proses dan tim kami menilai layak menjadi anggota PPSU," kata Rusmin.

"Walaupun beliau masih muda, boleh dibilang parasnya cantik tapi tidak mengurangi semangat dan motivasinya," tutup Lurah. (*)

Editor: winda rahmawati
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: Megan FebryWibowo
Sumber: TribunJakarta

Tags
   #PPSU   #Ancol   #Petugas PPSU   #rumah

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved