Viral di Medsos
Viral Oknum Suporter Bonek Keroyok Warga di Semarang, Hanya Gara-gara Saling Tatap di Jalan
TRIBUN-VIDEO.COM - Viral di media sosial aksi pengeroyokan yang diduga dilakukan oknum suporter Persebaya Surabaya, Bonek, di Jalan Kaligawe, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Aksi pengeroyokan itu terjadi setelah korban dan seorang bonek terlibat saling tatap di jalan.
Dalam video berdurasi 23 detik, terlihat puluhan oknum bonek dibubarkan oleh seorang polisi.
Kapolsek Gayamsari, Kompol Hengky Prasetyo membenarkan adanya pengeroyokan tersebut.
Hengky mengatakan suporter Bonek datang ke Kota Semarang untuk menyaksikan laga Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang hari ini.
Baca: PSIS Semarang Kabarnya Sudah Deal dengan Pelatih Asing, Inilah Sosoknya
Baca: Karena Ulah Oknum Suporter Bikin Laga Persija Vs Persita Ditunda Pihak Kepolisian Tak Beri Izin
Namun karena laga ditunda, suporter Bonek akhirnya berkeliaran di wilayah Semarang.
Ada sejumlah Bonek yang mencari makan dan ada pula yang menjadi juru parkir serta mengamen di Gereja Blenduk Semarang.
Menurut Hengky, ada banyak kelompok Bonek yang datang ke Semarang.
Namun kelompok Bonek pelaku pengeroyokan sudah melarikan diri. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral, Video Oknum Suporter Persebaya Keroyok Warga di Kota Semarang"
VP: Niken Pratiwi
VO: Jayanti Tri Utami
VP: Niken Pratiwi
Video Production: Niken Pratiwi
Sumber: Kompas.com
Tribunnews Update
Kecelakaan Beruntun di Turunan Silayur Semarang: Kontainer Terguling, Mobil Terbalik, 3 Orang Luka
Jumat, 10 April 2026
Mancanegara
TANGIS HARU WARGA PALESTINA, Masjid Al Aqsa Dibuka Lagi usai Sebulan Lebih Ditutup Israel
Jumat, 10 April 2026
Konflik Timur Tengah
Dianggap Tidak Waras, Mayoritas Warga AS Ingin Donald Trump Segera Dimakzulkan Buntut Perang
Jumat, 10 April 2026
Mancanegara
'Dia Sudah Gila!' Warga AS Ramai-ramai Desak Pemakzulan Trump Buntut Serangan Masif ke Iran
Jumat, 10 April 2026
Konflik Timur Tengah
Hizbullah Bereaksi! Hujan Roket Hantam Israel sebagai Balas Dendam atas Pembantaian Warga di Lebanon
Kamis, 9 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.