LIVE UPDATE MANCANEGARA
Makin Tegang! Balon Terbang Mata-mata China Terdeteksi Menembus Langit AS, Tiongkok Menyesal
TRIBUN-VIDEO.COM - Di tengah kecamuk perang Rusia-Ukraina, kini suasana tegang terjadi antara China dan Amerika Serikat.
Balon udara China yang diduga menjadi mata-mata melewati batas udara AS.
Terkait hal ini, China menyesali masuknya pesawat yang tidak disengaja ke wilayah udara AS.
AS sebelumnya tengah melacak balon pengintai China yang diduga terlihat di atas wilayah udara Amerika.
Berita itu muncul saat Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken diharapkan melakukan perjalanan pertamanya ke Beijing akhir pekan ini.
Baca: Buat Barat Ketar-ketir, China Pamer Hubungannya dengan Rusia Makin Mesra, Saling Percaya Meningkat
Blinken akan menjadi pejabat tertinggi pemerintahan Presiden Joe Biden yang mengunjungi China.
Hal ini dilakukan dalam misi untuk mengurangi penurunan tajam dalam hubungan antarnegara di tengah perselisihan perdagangan.
Terutama sikap Beijing yang semakin agresif terhadap Taiwan dan di Laut China Selatan.
Kunjungan tersebut belum diumumkan secara resmi, dan belum jelas apakah penemuan balon itu akan mempengaruhi rencana perjalanannya.
Pentagon memutuskan untuk tidak menembak jatuh balon, yang berpotensi terbang di atas lokasi sensitif.
Hal ini karena khawatir akan melukai orang di darat.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri China mengatakan bahwa balon yang dicurigai AS melakukan pengawasan.
Balon itu adalah kapal udara sipil yang digunakan untuk penelitian, terutama tujuan meteorologi.
Dikatakan pesawat itu memiliki kemampuan kemudi yang terbatas dan menyimpang jauh dari jalur yang direncanakan karena angin.
China menyesali masuknya pesawat yang tidak disengaja ke wilayah udara AS.
China mengatakan pihaknya akan menyelidiki laporan tersebut.
Hal itu karena bisa semakin memperkeruh hubungan yang sudah tegang antara Beijing dan Washington.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning menegaskan, China tidak berniat melanggar wilayah dan wilayah udara negara berdaulat mana pun.
Ia lantas meminta semua pihak tetap tenang.
Baca: Sanksi Barat Keok Tak Mempan Robohkan Ekonomi Rusia, Moskwa Terus Tumbuh dan Impor Kembali Normal
Namun, seorang pejabat senior pertahanan Amerika mengatakan AS memiliki keyakinan balon udara China dan terbang di atas situs sensitif bertujuan mengumpulkan informasi.
Salah satu tempat balon itu terlihat adalah Montana.
Lokasi tersebut merupakan rumah bagi salah satu dari tiga ladang silo rudal nuklir di Pangkalan Angkatan Udara Malmstrom.
Pejabat pertahanan itu mengatakan AS telah menilai bahwa balon tersebut memiliki nilai terbatas.
Termasuk dalam hal menyediakan intelijen yang tidak dapat diperoleh dengan teknologi lain, seperti satelit mata-mata.
(Tribun-Video.com/ Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "China Tanggapi Tuduhan Balon Terbang Mata-mata yang Lintasi Langit AS"
# China # Amerika Serikat # Joe Biden # mata-mata
LIVE UPDATE
AS Tuduh China Jadi Penopang Dana Iran, Desak Bantu Buka Selat Hormuz di Tengah Konflik
22 jam lalu
Mancanegara
Trump Ngamuk! Ancam Hempaskan Iran dari Muka Bumi, Armada Perang Siaga di Selat Hormuz
22 jam lalu
Tribunnews Update
Intelijen AS Sebut Perkiraan Waktu Iran Membuat Senjata Nuklir Tak Berubah Usai Serangan Terbaru
22 jam lalu
Tribun Video Update
Iran Tolak Bertanggung Jawab & Klaim Militer AS sebagai Aktor di Balik Serangan Rudal-Drone di UEA
22 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.