Rabu, 6 Mei 2026

LIVE UPDATE MANCANEGARA

Makin Tegang! Balon Terbang Mata-mata China Terdeteksi Menembus Langit AS, Tiongkok Menyesal

Minggu, 5 Februari 2023 14:31 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Di tengah kecamuk perang Rusia-Ukraina, kini suasana tegang terjadi antara China dan Amerika Serikat.

Balon udara China yang diduga menjadi mata-mata melewati batas udara AS.

Terkait hal ini, China menyesali masuknya pesawat yang tidak disengaja ke wilayah udara AS.

AS sebelumnya tengah melacak balon pengintai China yang diduga terlihat di atas wilayah udara Amerika.

Berita itu muncul saat Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken diharapkan melakukan perjalanan pertamanya ke Beijing akhir pekan ini.

Baca: Buat Barat Ketar-ketir, China Pamer Hubungannya dengan Rusia Makin Mesra, Saling Percaya Meningkat


Blinken akan menjadi pejabat tertinggi pemerintahan Presiden Joe Biden yang mengunjungi China.

Hal ini dilakukan dalam misi untuk mengurangi penurunan tajam dalam hubungan antarnegara di tengah perselisihan perdagangan.

Terutama sikap Beijing yang semakin agresif terhadap Taiwan dan di Laut China Selatan.

Kunjungan tersebut belum diumumkan secara resmi, dan belum jelas apakah penemuan balon itu akan mempengaruhi rencana perjalanannya.

Pentagon memutuskan untuk tidak menembak jatuh balon, yang berpotensi terbang di atas lokasi sensitif.

Hal ini karena khawatir akan melukai orang di darat.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri China mengatakan bahwa balon yang dicurigai AS melakukan pengawasan.

Balon itu adalah kapal udara sipil yang digunakan untuk penelitian, terutama tujuan meteorologi.

Dikatakan pesawat itu memiliki kemampuan kemudi yang terbatas dan menyimpang jauh dari jalur yang direncanakan karena angin.

China menyesali masuknya pesawat yang tidak disengaja ke wilayah udara AS.

China mengatakan pihaknya akan menyelidiki laporan tersebut.

Hal itu karena bisa semakin memperkeruh hubungan yang sudah tegang antara Beijing dan Washington.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning menegaskan, China tidak berniat melanggar wilayah dan wilayah udara negara berdaulat mana pun.

Ia lantas meminta semua pihak tetap tenang.

Baca: Sanksi Barat Keok Tak Mempan Robohkan Ekonomi Rusia, Moskwa Terus Tumbuh dan Impor Kembali Normal


Namun, seorang pejabat senior pertahanan Amerika mengatakan AS memiliki keyakinan balon udara China dan terbang di atas situs sensitif bertujuan mengumpulkan informasi.

Salah satu tempat balon itu terlihat adalah Montana.

Lokasi tersebut merupakan rumah bagi salah satu dari tiga ladang silo rudal nuklir di Pangkalan Angkatan Udara Malmstrom.

Pejabat pertahanan itu mengatakan AS telah menilai bahwa balon tersebut memiliki nilai terbatas.

Termasuk dalam hal menyediakan intelijen yang tidak dapat diperoleh dengan teknologi lain, seperti satelit mata-mata.

(Tribun-Video.com/ Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "China Tanggapi Tuduhan Balon Terbang Mata-mata yang Lintasi Langit AS"

# China # Amerika Serikat # Joe Biden # mata-mata

Sumber: Kompas.com

Tags
   #China   #Amerika Serikat   #Joe Biden   #mata-mata

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved