LIVE UPDATE MANCANEGARA
Ancaman Keras Rusia Muak dengan Kelakuan AS Terus Pasok Senjata, Penjuru Ukraina Terbakar!
TRIBUN-VIDEO.COM - Langkah Amerika Serikat (AS) yang terus memasok senjata ke Ukraina telah diketahui Rusia.
Kini, Moskwa muak dengan kelakuan AS yang dinilai memperkeruh konflik Rusia-Ukraina.
Rusia mengancam jika senjata dipasok terus menerus maka seluruh Ukraina akan terbakar.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev.
Baca: Rusia Beberkan Amerika Serikat Sengaja Ingin Perkeruh Konflik di Ukraina, Ungkap Ini Buktinya
Ia menerangkan, pasokan persenjataan Amerika Serikat yang lebih canggih ke Ukraina hanya akan memicu lebih banyak serangan balasan dari Rusia.
Medvedev merupakan sekutu putin pro-perang di Ukraina.
Ia mengancam seluruh penjuru Ukraina terbakar jika AS nekat mengirimkan senjata.
Mantan Presiden Rusia itu menegaskan, Rusia tidak membatasi diri dari sejumlah penyerangan.
Ia menekankan Moskwa siap menggunakan berbagai jenis senjata tergantung sifat ancaman.
Menurutnya, pertimbangan penyerangan sudah tertuang dalam dokumen doktrinal Rusia.
Termasuk dasar-dasar pencegahan nuklir.
Dikatakan Medvedev, Putin beberapa kali mengacungkan ancaman respons nuklir.
Doktrin nuklir Rusia mengizinkan serangan nuklir ketika keberadaan negara terancam.
Baca: Peringatan Keras Eks Presiden Rusia: Jika AS Terus Pasok Senjata, Seluruh Ukraina akan Terbakar!
Putin mengatakan Rusia akan menggunakan semua cara yang tersedia untuk melindungi dirinya sendiri dan rakyatnya.
“Kami tidak membatasi diri dan, tergantung pada sifat ancamannya, kami siap menggunakan semua jenis senjata. Sesuai dengan dokumen doktrinal kami, termasuk dasar-dasar pencegahan nuklir,” katanya.
Termasuk rencana Ukraina yang hendak menyerang Krimea dengan senjata yang dijanjikan AS.
Namun, Medvedev menegaskan Putin telah menangani masalah tersebut dengan jelas.
Sebagaimana informasi sebelumnya, Rusia kembali memberikan ancaman akan menggunakan senjata nuklir melawan Barat.
Hal ini bakal terjadi jika Ukraina meraih kemenangan dalam perang dengan Moskwa.
Terlebih saat ini Ukraina dibekingi Barat dengan pasokan senjata berat.
Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev memberikan penjelasan.
Ia menegaskan, kekalahan Rusia di medan perang di Ukraina dapat memicu perang nuklir dengan Barat.
Mantan presiden Rusia itu tampaknya memperingatkan para pemimpin NATO.
Hal ini supaya NATO menghentikan pasokan senjata utama baru ke Ukraina.
Terlebih saat ini sekutu Barat bertemu di Pangkalan Udara Ramstein Jerman pada hari Jumat (20/1/2023).
Salah satu fokus pertemuan itu adalah apakah Jerman akan mengizinkan tank tempur Leopard 2 dipasok ke Kyiv.
Hal itu untuk membantu mengusir pasukan Rusia.
"Besok di pangkalan Ramstein di [Jerman], para pemimpin militer besar akan membahas taktik dan strategi baru, serta pengiriman senjata berat dan sistem serangan baru ke Ukraina," kata Medvedev.
Terkait pernyataan Medvedev itu, Moskow mengonfirmasi apa yangh diungkapkan Medvedev sesuai dengan doktrin nuklir Rusia.
(Tribun-Video.com/ Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mantan Presiden Rusia: Jika AS Terus Pasok Senjata, Seluruh Ukraina akan Terbakar"
# Rusia # Ukraina # Senjata Amerika # putin
Mancanegara
Israel Terancam Lumpuh! Rusia Bocorkan Data Rahasia Israel Kepada Iran untuk Serangan lanjutan
Rabu, 8 April 2026
Tribunnews Update
Rusia Tegas Tolak Resolusi Selat Hormuz, Sebut Preseden Berbahaya untuk Hukum Internasional
Rabu, 8 April 2026
Tribunnews Update
Zelensky Ungkap Rusia Serahkan Data Satelit Sistem Energi Israel ke Iran untuk Operasi Strategis
Rabu, 8 April 2026
LIVE UPDATE
Bela Iran, Rusia & China Gunakan Hak Veto Tolak Resolusi Dewan PBB soal Perlindungan Kapal di Hormuz
Rabu, 8 April 2026
Berita Terkini
Rusia Beri Data Satelit Infrastruktur Energi Israel ke Iran, Zelensky Sebut Ada 53 Target
Rabu, 8 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.