Sabtu, 2 Mei 2026

Tribunnews Update

Rusia Bongkar Dugaan Penelitian HIV/AIDS yang Didanai AS di Ukraina, Klaim Kumpulkan 20 Ribu Bukti

Selasa, 31 Januari 2023 13:30 WIB
Sumber Lain

TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia kembali membongkar dugaan praktik pengembangan senjata biologi Amerika Serikat (AS) di Ukraina.

Militer Rusia mengklaim telah mengantongi lebih dari 20 ribu dokumen yang berkaitan dengan program rahasia tersebut.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, ada sejumlah perusahaan farmasi dari Barat yang beroperasi di Kyiv.

Mereka disebut melakukan penelitian terkait HIV/AIDS terhadap personel militer Ukraina.

Baca: Rusia Bantah Pengakuan Boris Johnson soal Ancaman Rudal Putin: Dia Sengaja Bohong atau Tak Mengerti

Komandan Pasukan Pertahanan Nuklir, Biologi, dan Kimia Rusia, Letnan Jenderal Igor Kirillov menyebut penelitian itu dimulai sejak tahun 2019.

Menurut Kirillov, pihaknya telah menemukan lebih dari 20 ribu dokumen yang berkaitan dengan program biologi di Ukraina.

Bukti-bukti tersebut semakin menguatkan dugaan bahwa AS berupaya menciptakan komponen senjata biologis.

Kemudian mengujinya pada populasi Ukraina dan negara-negara lain di sepanjang perbatasan Rusia.

Baca: Rusia Buat Sayembara, Tentara yang Berhasil Hancurkan Tank Abrams & Leopard akan Diberi Rp 1 Miliar

"Menegaskan fokus Pentagon dalam menciptakan komponen senjata biologis dan mengujinya pada populasi Ukraina dan negara-negara lain di sepanjang perbatasan (Rusia)," kata Kirilillov, dikutip dari RT.

Kirillov kemudian memaparkan isi dokumen yang berasal dari Badan Pengurangan Ancaman Pertahanan (DTRA) Pentagon.

Menurutnya, ada delapan orang yang terlibat dalam penelitian AS di Ukraina.

Satu di antaranya adalah Karen Saylors dari Labyrinth Global Health.

Baca: Pertempuran Sengit Pecah Lagi, Rusia dan Ukraina Berebut Klaim Kendali atas Wilayah Blahodatne

Ia sebelumnya bekerja di Metabiota, sebuah perusahaan yang terkait dengan Hunter, putra Presiden AS Joe Biden.

Rusia sendiri sudah melaporkan dugaan praktik penelitian ini kepada PBB.

Namun, Dewan Keamanan PBB menolak laporan Moskow setelah AS dan sekutunya memberikan bantahan. (Tribun-Video.com)

Artikel telah tayang dengan judul Moscow provides more evidence of US biolabs in Ukraine

Host: Agung Laksono
VP: Nunki Armada

# Rusia # penelitian #HIV/AIDS  # dana # Amerika Serikat # Ukraina

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Agung Tri Laksono
Sumber: Sumber Lain

Tags
   #Rusia   #penelitian   #HIV/AIDS   #dana   #Amerika Serikat   #Ukraina

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved