Jumat, 24 April 2026

Terkini Nasional

Kades Grobogan Kaget Video Soal Urus 'Jokowi' Bisa Bocor dan Viral: Saya Minta Maaf, Hanya Bercanda

Selasa, 24 Januari 2023 10:43 WIB
Tribun Lombok

TRIBUN-VIDEO.COM - Tingkah laku Kepala Desa (Kades) tengah menjadi sorotan dalam beberapa hari terakhir setelah adanya demo terkait masa jabatan di Jakarta.

Salah satunya adalah rombongan Kades dari Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah yang videonya sempat viral di media sosial.

Bagaimana tidak, Kades Grobogan itu sesumbar bisa perpanjang masa jabatan dan menyinggung nama Jokowi di video viralnya.

Dalam video yang beredar, Kades Grobongan itu mengaku bisa perpanjang masa jabatan hingga seumur hidup.

Rupanya, Kades Grobongan tersebut ikut dalam aksi menuntut perpanjangan masa jabatan menjadi sembilan tahun pada Selasa (17/1/2023).

Aksi tersebut digelar di depan Gedung DPR RI pada Selasa (17/1/2023).

Sementara momen pengambilan video terjadi pada saat aksi diselenggarakan.

Terlihat beberapa kades bersegaram dinas berada di sebuah lorong hotel.

Mereka tampak tengah cengengesan dan bercanda satu sama lain.

Baca: Respons Tuntutan Kades, Budiman Sudjatmiko Klaim Presiden Jokowi Setuju Jabatan Kepala Desa 9 Tahun

Rekaman handphone berdurasi 30 detik tersebut berujung panen hujatan netizen usai salah seorang kades di dalam video itu menyentil nama "Jokowi" dengan kalimat tak pantas.

Tak jelas Jokowi siapakah yang dimaksud, apakah Presiden RI atau lainnya, namun video tersebut sudah telanjur membuat geram warganet.

Mereka menyayangkan perilaku tak etis kades-kades dalam video itu yang dianggap tak sopan menyebut dan merendahkan nama Jokowi.

Bagi warganet, panggilan Jokowi sudah melekat erat pada Presiden RI dan mustahil ditujukan ke orang lain.

"Muliho, Jokowi tak urusane, mengko tak perpanjang sak matimu (Pulang saja, Jokowi biar aku yang urus, nanti tak perpanjang hingga mati)," tegas kades berambut gondrong diiringi gelak tawa beberapa kades lainnya.

Seketika itu juga kades lain yang juga berambut gondrong menimpali dengan umpatan sembari "mengeplak" kepala kades yang menyinggung nama Jokowi.

"Potongan lurah do koyok ngene (penampakan kades-kades kok seperti ini). Ngeri... Ngeri..," sindir kades lainnya.

Kades-kades itu kemudian berjalan kaki masuk ke kamar hotel menghampiri seorang kades berbadan gemuk yang sedang santai duduk di kursi sembari merokok.

"Wis pokoke diperpanjang sak matine, orak terimo 9 tahun, sak matine (Saya pastikan diperpanjang hingga mati, bukan cuma 9 tahun, tapi hingga mati," sambung kades berambut pendek diamini kades-kades lainnya.

Berdasarkan penelusuran Kompas.com, beberapa orang yang vokal dalam video itu adalah rombongan kades dari Kecamatan Godong, Grobogan, di antaranya Kades Sambung Arif Sofianto seperti dikutip dari Kompas.

Video itu direkam di salah satu hotel berbintang di Jakarta tempat mereka menginap sebelum ikut turun ke jalan menuntut perpanjangan masa jabatan kades.

Baca: Buntut Video Viral Sesumbar Bakal Urus Jokowi, Kades Grobogan Minta Maaf: Itu Bukan Presiden RI

Bukan Jokowi Presiden RI

Kades Sambung Arif Sofianto yang di dalam video menyebut nama Jokowi mengaku jika nama Jokowi yang ia singgung itu bukanlah dialamatkan kepada Presiden RI.

"Video itu tidak utuh dan dipotong-potong. Bapak Jokowi yang saya sebut bukan Bapak Jokowi Presiden Indonesia, melainkan Bapak Jokowi seorang RT, teman baik saya dan kebetulan warga Kades Guyangan, Godong," tutur Arif.

Arif pun memohon permintaan maaf sebesar-besarnya jika hal tersebut memicu kegaduhan masyarakat.

Arif berharap publik tidak salah persepsi sehingga menggiring opini yang tidak benar lantaran menurut dia video aslinya telah sengaja dipotong oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Arif sendiri tidak menyangka jika video yang sengaja dibuat untuk bercandaan dan konsumsi intern di kalangan kades di Grobogan itu bakal bocor ke luar hingga heboh di medos.

"Jadi video itu direkam oleh teman kades dan dikirim ke grup kades di Grobogan. Namun tiba-tiba viral di medsos, entah siapa yang menyebarkannya. Saya tahu ini dari keluarga. Istri dan kedua anak saya syok dan marah-marah. Saya sendiri adalah kades yang tidak pernah pegang handphone. Bisa ditanyakan siapapun. Sekali lagi, yang saya sebut di video bukan Bapak Jokowi Presiden Indonesia, tetapi Pak Jokowi seorang RT," kata Arif.

Menyoal itu, kata Arif, beberapa kades yang ada dalam video tersebut sudah mengklarifikasi di hadapan para pemangku kepentingan di Kantor Kecamatan Godong.

"Sudah kami jelaskan di hadapan Bapak Camat Godong. Sekali lagi kami minta maaf sebesar-besarnya dan video itu murni guyonan atau candaan," pungkas Arif. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul Video Sesumbar Bakal Urus 'Jokowi' Viral dan Tuai Hujatan, Kades Grobogan Minta Maaf: Hanya Bercanda

# Grobogan # Jokowi # minta maaf # bercanda # masa jabatan # 

Editor: Wening Cahya Mahardika
Video Production: Danar Pamungkas Sugiyarto
Sumber: Tribun Lombok

Tags
   #Grobogan   #Jokowi   #minta maaf   #bercanda   #masa jabatan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved