live update mancanegara
Terkuak Direktur CIA Diam-diam ke Ukraina sebelum Perang, Peringati Zelensky Terancam Dibunuh
TRIBUN-VIDEO.COM - Direktur Central Intelligence Agency
(CIA), Bill Burns disebut secara diam-diam ternyata berkunjung ke Ukraina pada Januari 2022.
Ini artinya kunjungan Burns dilakukan sebelum operasi militer khusus Rusia ke Ukraina.
Dalam kunjungannya itu, Burns memberi peringatan kepada Presiden Ukraina, Volodymydr Zelensky yang terancam dibunuh.
Informasi ini disampaikan oleh seorang penulis sekaligus analis politik bernama Chris Whipple.
Ia mengklaim mendapat informasi dari sumber yang ia wawancarai dengan syarat dirahasiakan identitasnya.
Menurunya, Burns yang berkunjung ke Ukraina pada saat itu memberikan peringatan terhadap Presiden Zelensky.
Dikatakan, bahwa Rusia tengah menyusun rencana untuk membunuh sang Presiden Ukraina.
Whipple menerangkan, Burns pergi ke Ukraina atas instruksi Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden.
Namun pada April 2022 lalu, Juru Bicara Presiden Rusia Vladimir Putin, Dmitry Peskov menampik tudingan bahwa Rusia berencana membunuh Zelensky.
Peskov menegaskan bahwa operasi militer khusus Rusia di Ukraina tidak bertujuan untuk mengganti rezim pemerintah yang berkuasa.
Di sisi lain, posisi Jenderal Sergey Surovikin sebagai komando tertinggi pasukan Rusia di Ukraina kini telah digantikan oleh Valery Gerasimov.
Gerasimov sendiri merupakan panglima pasukan militer Rusia yang menjadi pimpinan tertinggi angkatan bersenjata Rusia.
Pergantian komando ini diumumkan oleh Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu, Rabu (11/1/2023).
Pergantian komando ini disebut-sebut merupakan pertanda bahwa perang antara Rusia dan Ukraina akan semakin membesar dan berbahaya.
Baca: Luncurkan Serangan Balasan, Pasukan Ukraina Gempur Horlivka di Donetsk, Pakai Peluru Bantuan NATO
Prediksi ini disampaikan oleh Dmitry Trenin yang merupakan analis politik di Moskow.
Di sisi lain, Surovikin yang dicopot kini berperan menjadi wakil Gerasimov.
Total hanya tiga bulan Surovikin memegang komando tertinggi dalam operasi militer Rusia di Ukraina.
Selama tiga bulan tersebut, Surovikin sempat menunjukkan keganasannya menyerang sejumlah infrastruktur Ukraina.
Hingga menyebabkan krisis energi di beberapa kota di Ukraina.
Namun Surovikin juga disalahkan atas mundurnya pasukan militer Rusia dari Kherson.
Hingga serangan yang menewaskan 89 tentara Rusia di Makiivka.
Sebelumnya diberitakan, bukan hal yang mustahil jika nanti Ukraina dipaksa oleh negara-negara barat untuk berdamai dengan Rusia.
Prediksi ini disampaikan oleh dua mantan menteri pemerintah Amerika Serikat (AS).
Yakni mantan Menteri Sekretaris Negara AS, Condoleezza Rice dan mantan Menteri Pertahanan AS, Robert Gates.
Kedua menteri ini menjelaskan bagaimana pemerintah Ukraina saat ini kehidupan ekonominya sepenuhnya bergantung kepada bantuan negara asing.
Apabila pada serangan selanjutnya Ukraina gagal maka negara-negara barat berpotensi menekan Presiden Zelensky untuk berdamai dengan Presiden Rusia Vladmir Putin.
(Tribun-Video.com/ TribunWow.com)
Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Sebelum Rusia Menyerang, Bos CIA Diam-diam Pergi ke Ukraina Peringatkan Zelensky Terancam Dibunuh,
Sumber: TribunWow.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Ukraina Klaim Jatuhkan Drone Iran di Timur Tengah, Kirim Ahli Pertahanan Udara ke Sejumlah Negara
Sabtu, 11 April 2026
Mancanegara
PUTIN UMUMKAN GENCATAN SENJATA selama Paskah Ortodoks saat Perang Rusia Ukraina Masuk Hari ke-1.507
Jumat, 10 April 2026
Tribunnews Update
Negara Teluk Incar Terra Drone Murah Buatan Ukraina, Strategi Baru Lawan Iran Imbas Krisis Rudal
Kamis, 9 April 2026
Tribun Video Update
Prabowo Klaim Indonesia Jadi Negara Aman jika Perang Dunia III Meletus: Orang Rusia-Ukraina di Bali
Kamis, 9 April 2026
Tribunnews Update
Zelensky Ungkap Rusia Serahkan Data Satelit Sistem Energi Israel ke Iran untuk Operasi Strategis
Rabu, 8 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.