Sabtu, 11 April 2026

live update travel

Mengenal Sego Tiwul dari Kediri yang Dapat Sertifikasi HAKI

Minggu, 15 Januari 2023 16:55 WIB
Tribun Jatim.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Sego tiwul khas Kabupaten Kediri mendapatkan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dari Kementerian Hukum dan HAM RI.

Sebelumnya Kabupaten Kediri juga mendapatkan HAKI di bidang kesenian yakni Jaranan Jowo dan Wayang Krucil.

Ketua Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kabupaten Kediri (DK4) Imam Mubarok mengaku bersyukur atas keluarnya sertifikat HAKI untuk sego tiwul.

Dijelaskan, upaya mendapatkan HAKI tidak berhenti sampai disini.

Namun akan menjadi gerakan agar kebudayaan asli Kabupaten Kediri tetap terjaga tidak di klaim daerah lain.

Sementara Kepala Balitbangda Kabupaten Kediri, Sonny Subroto mengatakan, tentang pentingnya HAKI.

Ia mengatakan jangan sampai makanan khas Kabupaten Kediri diakui oleh daerah lain atau negara lain.

Tiwul adalah salah satu makanan tradisional khas Jawa yang biasa disebut sebagai jajanan pasar.

Sebelum dikenal sebagai jajanan, tiwul atau thiwul sebenarnya adalah makanan pokok pengganti nasi beras yang biasa dikonsumsi jadi makanan sehari-hari oleh masyarakat Wonosobo, Gunungkidul, Wonogiri, Pacitan, dan Blitar.

Tiwul dibuat dari singkong yang dijemur sampai kering atau yang biasa disebut gaplek.

Gaplek ini kemudian ditumbuh hingga halus kemudian dikukus hingga matang.

Tiwul juga identik dengan santapan harian warga miskin di daerah tandus.

Tiwul jadi salah satu cara masyarakat untuk mempertahankan diri dari ancaman kelaparan ketika musim kemarau berkepanjangan.

Namun tak hanya dimakan saat musim kemarau, di tempat seperti Dusun Kalisonggo, tiwul bisa dimakan sepanjang tahun.

Baca: Taktik Serangan Silang Rusia Bikin Ukraina Kelimpungan, Tak Menyangka Kyiv Dihadiahi Rudal Lagi

Tiwul saja atau tiwul yang dicampur beras disantap dengan lauk ikan asin bakar, sambal bawang, sayur daun singkong, atau bayam hasil kebun sendiri.

Tiwul sering jadi pengganti beras di daerah rawan kekeringan seperti di Kabupaten Sukoharjo dan Wonogiri karena bisa menghemat pengeluaran daripada membeli beras.

Sementara jika harus menanam padi, kondisi lingkungan terlalu kering sehingga tak memungkinkan.

Saat ini, tiwul lebih populer sebagai camilan yang disajikan dengan parutan kelapa dan siraman gula merah.

Tak itu saja, ada banyak variasi penyajian tiwul dan aneka bahan pelengkap yang bisa ditambahkan.

Mulai dari ketan hitam, jagung rebus pipilan, sampai singkong rebus yang diserut. (*)


Artikel ini telah tayang di Tribuntribunjatimtravel.com dengan judul Mengenal Sego Tiwul dari Kediri yang Dapat Sertifikasi HAKI, 

Reporter: Rima Anggi Pratiwi
Video Production: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Sumber: Tribun Jatim.com

Tags
   #LIVE UPDATE TRAVEL   #tiwul   #Kediri   #HAKI

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved