Terkini Nasional
Mengenai Pengumuman Capres dari PDI-P, Andreas Hugo Pareira Minta Publik Bersabar
Laporan wartawan Tribunnews, Lendy Ramadhan
TRIBUN-VIDEO.COM - Soal pengumuman calon presiden (capres) yang akan diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), publik diminta bersabar.
Hal tersebut dikatakan Politikus PDIP Andreas Hugo Pareira dalam keterangannya yang dikutip di Jakarta, Jumat (13/1/2023).
Diketahui, pada 1 Juni 2023 mendatang PDIP akan menggelar konsolidasi akbar sekaligus peringatan Bulan Bung Karno.
Andreas meminta publik untuk bersabar, terlebih hingga kini belum ada partai yang mengumumkan capres dan cawapres yang diusung.
Baca: Dianggap Miliki Hak Istimewa untuk Maju Capres PDIP, Puan Maharani Akhirnya Buka Suara
"Tunggu saja momentumnya. Sampai sekarang juga belum ada partai yang mencalonkan capres-cawapresnya," kata Andreas kepada Tribunnews.com, Jumat (13/1/2023).
Sebelumnya, Megawati berjanji akan berkumpul lagi bersama para kader partainya pada 1 Juni 2023, di momen peringatan Bulan Bung Karno.
Hal itu disampaikan Megawati dalam sambutan di acara puncak HUT ke-50 PDIP di Jiexpo Kemayoran Jakarta, Selasa (10/1/2023).
“Nanti bulan Bung Karno, 1 Juni Insha Allah akan dilakukan konsolidasi itu diadakannya di Gelora Bung Karno,” kata Megawati.
Megawati Soekarnoputri mengingatkan kepada seluruh kader partai berlambang banteng moncong putih itu untuk terus bekerja keras dengan turun ke bawah bersama rakyat.
Presiden kelima RI itu pun akan terus memantau pergerakan para kader partai. (*)
# capres # Andreas Hugo Pereira # PDI-P # politikus
Reporter: Lendy Ramadhan
Sumber: Tribunnews.com
Nasional
Fotonya Diedit, Ahmad Sahroni Respons Klarifikasi Indira Berliana , Serahkan Proses ke Polisi
Sabtu, 14 Maret 2026
Tribunnews Update
Jokowi soal Gugatan Larangan Keluarga Presiden-Wapres Maju Pilpres, Tegaskan Hak Setiap Warga Sama
Minggu, 1 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Andreas Hugo PDIP Pesimis Gugatan Keluarga Presiden Dilarang Nyapres Dikabulkan MK: Legal Standing
Sabtu, 28 Februari 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
MK Diminta Larang Keluarga Petahana Nyapres, PSI: Dia Tak Bisa Pilih Jadi Anak Presiden atau Wapres
Jumat, 27 Februari 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Kepuasan Publik Melejit 95,5%, Dedi Mulyadi Berpotensi Masuk Bursa Capres Pemilu 2029
Selasa, 17 Februari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.