Terkini Nasional
Jokowi Terbitkan Perppu Cipta Kerja, Pimpinan DPR: Tak Ada Alasan untuk Makzulkan Presiden
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam
TRIBUN-VIDEO.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad tak mempermasalahkan keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja.
Sehingga Dasco menilai tidak ada alasan bagi Parlemen untuk memakzulkan Jokowi hanya karena menerbitkan Perppu.
"Saya pikir tidak ada alasan untuk memakzulkan presiden dengan Perppu atau presiden mengeluarkan Perppu. Kalau ada yang sebelum-sebelumnya juga nanti kan pasti ada alasan," kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (5/1/2023).
Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu mengatakan, penerbitan Perppu juga pernah dilakukan di era presiden sebelumnya.
Baca: Anggota Komisi IV DPR RI Djarot Saiful Hidayat Sebut 2 Menteri dari NasDem Perlu Dievaluasi, Siapa?
Namun yang pasti Parlemen akan membahas Perppu tersebut saat masuk masa sidang usai reses.
"Oleh karena itu yang mungkin perlu nanti dilihat oleh DPR substansi dari Perppu tersebut. Nanti kita akan bahas di masa sidang pekan depan," ujar Dasco.
Sebelumnya, Presiden Jokowi meneken Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja pada 30 Desember 2022.
Terbitnya Perppu ini menggantikan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang dinyatakan inkonstitusional bersyarat oleh Mahkamah Konstitusi (MK).
Banyak kalangam yang mengkritik keputusan Jokowi menerbitkan Perppu Cipta Kerja tersebut.(*)
# Jokowi # DPR # Perppu Cipta Kerja # Presiden
Reporter: Chaerul Umam
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Wapres Gibran Minta Maaf ke JK karena Pemerintah Tak Naikkan BBM: Pak Presiden Jaga Rakyat Kecil
19 menit lalu
Tribunnews Update
Prabowo Perintahkan Prasetyo Hadi Catat Kepala Daerah yang Enggan Beli Kendaraan Listrik Lokal
26 menit lalu
Tribunnews Update
Kelakar Menteri Bahlil Lahadalia saat Dampingi Prabowo Jajal Bus Listrik di Magelang, Disambut Tawa
37 menit lalu
Mancanegara
SEBUT RI JADI NEGARA AMAN JIKA PD III PECAH, Prabowo: Banyak WN Rusia di Bali
4 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.