Senin, 13 April 2026

LIVE UPDATE

Jurus Terakhir Sambo di Sidang, Sudutkan Adzan Romer, Benny Ali & Bantah Keterangan Kuat-Ricky

Rabu, 11 Januari 2023 13:05 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Terdakwa Ferdy Sambo kembali menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa dalam sidang perkara pembunuhan Brigadir J pada Selasa (10/1).

Dalam kesempatan itu Ferdy Sambo nampak memilih menyalahkan dan menyudutkan saksi-saksi yang keterangannya memberatkan dirinya.

Tak hanya anak buahnya seperti Bharada E dan Adzan Romer, Ferdy Sambo kini tak segan menyudutkan mantan Karo Provos Brigjen Benny Ali.

Awalnya, ketua majelis hakim Wahyu Iman Santoso menyoroti kejanggalan saat dia datang di rumah Dinas Duren Tiga beberapa saat sebelum pembunuhan.

Baca: Terkuak Pengakuan Ferdy Sambo Hilangkan Sidik Jari, Usap Pistol Brigadir J Pakai Masker Kainnya

Hal itu terkait emosi Sambo yang melihat Brigadir J padahal pagar rumah Sambo tinggi.

Akhirnya Ferdy Sambo pun mengaku kalau saat itu pintu pagar rumahnya belum tertutup.

Sambo beralasan saat itu dia memerintahkan berhenti.

Disinggung tentang kesaksian Romer yang mengaku melihat ada senjata HS yang dibawa Ferdy Sambo saat ke luar mobil, Ferdy Sambo membantahnya.

Bahkan dengan emosi dia pernah mendamprat Romer terkait hal itu.

Sambo lalu menyebut bahwa kesaksian Romer itu hanya ingin menyelamatkan diri.

Menurut Ferdy Sambo, keterangan Romer itu membuatnya marah.

Tak hanya ke Romer, Ferdy Sambo juga tampak menyudutkan mantan anak buahnya, Brigjen Benny Ali.

Dia menyebut Brigjen Benny Ali memberikan keterangan yang tidak benar mengenai pemeriksaan Bripka Ricky Rizal dan Kuat Maruf seusai penembakan.

Menurut Sambo, Benny Ali tak pernah memeriksa Ricky Rizal maupun Kuat Maruf di rumah Duren Tiga.

Baca: Kesaksian Ferdy Sambo Akui Lihat Brigadir J dari Mobil Diragukan Hakim

Sambo bahkan menduga keterangan Benny Ali hanya untuk menyelamatkan diri bahwa dia sudah melakukan protap dengan memeriksa saksi-saksi di tempat kejadian perkara.

Di keterangan lain, Ferdy Sambo juga membantah telah menjanjikan uang Rp 500 juta kepada Ricky dan Kuat, dan Rp 1 miliar ke Bharada E setelah penembakan Brigadir J.

Sambo mengaku hanya berjanji akan mengurus keluarga mereka.

Kontan, keterangan Sambo ini berbeda dengan keterangan Ricky, Kuat dan Bharada E.

Sebelumnya Kuat Maruf menceritakan saat itu, dia bersama Ricky Rizal dan Bharada E dipanggil di ruang kerja Ferdy Sambo.

Saat itu lah, Ferdy Sambo berupaya mencuri hati mereka dengan kata-kata rayuan.

Disebutkan Sambo membagi-bagi hp dan menjanjikan uang kepada mereka. (*)

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul JURUS TERAKHIR Ferdy Sambo Sudutkan Adzan Romer dan Brigjen Benny Ali, Juga Bantah Kuat dan Ricky

# Bharada E # Adzan Romer # Ferdy Sambo # Brigadir J

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Rima Anggi Pratiwi
Videografer: Dyah Ayu Ambarwati
Video Production: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Ferdy Sambo   #Brigadir J   #Bharada E   #Adzan Romer

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved