Minggu, 12 April 2026

LIVE UPDATE

Ferdy Sambo Tegang saat Ditanya soal Pelecehan Putri Candrawathi, Hakim: Anda Kenapa, Menangis?

Selasa, 10 Januari 2023 20:14 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Suara terdakwa Ferdy Sambo tampak bergetar saat Hakim Ketua Wahyu Iman Santosa membahas pelecehan seksual yang dialami istrinya, Putri Candrawathi.

Wajahnya juga tampak tegang saat hakim mencecar pertanyaan kepada Sambo di sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2023).

Hakim mengungkapkan, peristiwa tersebut merupakan awal dari kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Sambo kemudian meminta maaf atas terjadinya kasus pembunuhan yang melibatkan banyak anggota kepolisian.

Skenarionya soal tembak menembak antara Bharada E dan Brigadir J membuat dampak luar biasa di tubuh kepolisian.

Padahal mereka adalah orang-orang yang tak bersalah namun harus menanggung akibatnya.

Belum dilanjutkan pertanyaan oleh Hakim, Sambo mengangkat mikrofon dan memotong seraya meminta maaf.

Baca: Video Momen Ferdy Sambo Menangis saat Ditanya Perjalanan Kariernya di Polri, Pengacara Sodori Tisu


Ekspresinya berubah, wajah Sambo terlihat menegang dengan tangan kiri yang memegang mikrofon.

Tangan kanannya yang terbuka sebelumnya beberapa kali dibentuk seperti mengepal.

Sambo kemudian meminta maaf atas apa yang telah terjadi. Ia mengaku tak mungkin mengarang cerita soal istrinya yang dilecehkan.

Ia lantas menceritakan sambil meminta maaf terus menerus kepada majelis hakim.

Sambo juga menjelaskan, alasannya menyebut peristiwa pelecehan di Magelang sebuah ilusi.

Pasalnya, kejadian tersebut diceritakan tiga terdakwa lain yakni Bripka Ricky Rizal, Kuat Ma'ruf, dan Bharada Richard Eliezer alias Bharada E.

Sedangkan peristiwa tersebut tak ada dalam skenario Ferdy Sambo.

Suara Sambo kemudian terdengar bergetar saat menceritakan tentang istrinya yang mengalami pelecehan seksual.

Ia mengatakan, Putri malu menceritakan kejadian tersebut.

Sehingga, Sambo mengaku tak mungkin berbohong atas kejadian tersebut.

Ia tak mungkin mempertaruhkan jabatan hingga pangkatnya hanya untuk berbohong soal kejadian pelecehan seksual itu.

Majelis Hakim dalam sidang pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J mencecar pertanyaan soal visum pelecehan seksual yang diduga dialami oleh Putri Candrawathi.

Pertanyaan tersebut diajukan ke terdakwa Ferdy Sambo dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2023).

Hakim mempertanyakan soal Ferdy Sambo yang tidak melakukan visum terhadap istrinya seusai terjadinya pelecehan seksual.

Hakim Ketua Wahyu Iman Santosa menyebut, padahal Ferdy Sambo bukan orang baru di Bidang Reserse dan Kriminal.

Wahyu mempertanyakan sikap Sambo yang tak memiliki inisiatif seusai mendapat cerita tentang pelecehan seksual yang dialami istrinya.

Padahal hal tersebut merupakan sebuah langkah pembuktian.

Sambo kemudian menyebut, hal tersebut merupakan langkah yang disesalinya karena tidak melakukan visum terhadap istrinya.

Ia menyebut, dirinya tak berpikir logis pada mendengar kabar buruk yang diderita istrinya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tegang dan Suara Bergetar, Sambo: Tak Mungkin Saya Karang Cerita Istri Saya Diperkosa".

# Ferdy Sambo # pelecehan # Putri Candrawathi

Video Production: yohanes anton kurniawan
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved