Dosen USU Ditahan karena Sebut Terorisme Rekayasa, Andi Arief: Banyak Tokoh Bicara Itu Juga

Rabu, 23 Mei 2018 16:30 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Wasekjen Demokrat Andi Arief mengomentari Dosen USU Himma Dewayani yang ditangkap karena sebut terorisme pengalihan isu.

Hal tersebut disampaikan di akun Twitternya, @AndiArief__, Rabu (23/5/2018).

Andi Arief mengatakan jika ia berharap polisi membebaskan netizen yang menulis status terorisme adalah pengalihan isu.

Andi Arief mengatakan kecuali polisi mau bersikap adil atas azas kadaluarsa.

Menurut Andi, banyak tokoh yang bicara mengenai hal itu sepuluh tahun terakhir.

@AndiArief__: Saya berharap polisi yang menangkapi warga terutama netizsn muslim karena menulis terorisme adalah pengalihan isu untuk membebaskan segera. Kecuali mau bersikap adil atas azas kadaluarsa, banyak tokoh bicara itu sepuluh tahun terakhir.

Dosen Ilmu Perpustakaan USU ini ditangkap oleh Direktorat Krimsus Subdit Cybercrime Polda Sumut di rumahnya, Jalan Melinjo Jogor Permai, Medan Johor, Kota Medan.

Dilansir Tribun Video dari Tribatanews, Himma ditangkap pada Sabtu (19/5/2018) dalam perkara diduga adanya pelanggaran tindak pidana ujaran kebencian.

"Himma ditangkap dalam perkara diduga adanya pelanggaran tindak pidana ujaran kebencian, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat 2 UU ITE," jelas Kabid Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja SIK.

Himma mengunggah postingan berisi tulisan yang menyebutkan kalau 3 bom gereja di surabaya hanyalah pengalihan isu.

Simak video di atas!(*)

TONTON JUGA:

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Aprilia Saraswati
Video Production: Aprilia Saraswati
Sumber: Tribunnews.com
Tags
   #Andi Arief
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved