Jumat, 17 April 2026

Kesaksian Yesaya, Satpam yang Halangi Bomber di GKI Diponegoro, Muka, Tangan dan Kakinya Hancur

Jumat, 18 Mei 2018 16:03 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Yesaya Bayang korban ledakan bom di Gereja GKI Jalan Diponegoro Surabaya, Minggu (13/5/2018) lalu masih menjalani perawatan di RSAL Surabaya.

Ia merupakan satpam gereja yang terlihat dalam rekaman CCTV mengejar bomber wanita saat bom akan meledak.

Tangan dan kaki pria berusia 40 tahun ini hancur akibat ledakan yang terjadi.

Ia mengaku tak menduga kalau satu perempuan dewasa dan dua anak kecil bercadar itu membawa bom.

Baca: Pengemis Wanita Ditemukan Tewas Dalam Mobilnya, di Samping Uang Rp 46 Juta & Tabungan Rp 1,6 Miliar

Awalnya Yesaya sempat menanyai ketiga orang bercadar tersebut keperluan mereka mendatangi gereja namun tak dijawab.

Ketiga orang tersebut mempercepat langkah dan ia kemudian mengejarnya hingga tempat parkir, seketika itu bom meledak disusul bom kedua dan ketiga.

Yesaya ikut terpental, kemudian ia merangkak, tangannya hancur, bahkan mukanya juga hancur.

"Saya sudah ditolong dan dilarikan ke rumah sakit," kata Yeyasa.

Baca: Tak Direstui Nikah dengan Kekasihnya, Seorang Pria Dicungkil Matanya oleh Keluarganya hingga Buta

Saat ini Yesaya tengah dirawat di Ruang Perawatan Bedah G1 RSAL Surabaya.

Dilansir Tribun Video dari Tribun Jatim pada Jumat (18/5/2018), menurut dokter bedah yang menangani, dr Dinar Rahamania, Yesaya dalam keadaan muka remuk, kaki dan tangan hancur akibat serpihan logam menembus tangan dan kakinya.

Kondisi tubuh yang hancur sudah direkonstruksi oleh para dokter dan saat ini korban sedang dalam tahap pemulihan.

Aksi Yesaya kejar dan halangi bomber dianggap sebagai tindakan heroik, karena jika tak dicegah, bomber akan capai gereja dan bom tersebut dapat memakan lebih banyak korban jiwa.

Simak video di atas. (Tribun-Video.com/Rosiana Nugrahaini)

TONTON JUGA:

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Rosiana Nugrahaini
Video Production: Aprilia Saraswati
Sumber: Tribun Video

Tags
   #Bom Surabaya

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved