Menguak Prahara di Balik Dinding Keraton Solo, Rebutan Tahta hingga Pengusiran Putri Raja
TRIBUN-VIDEO.COM - Di tengah konflik dan prahawa rumah tangga yang masih panas, kubu Gusti Moeng kemudian membuka Keraton Surakarta.
Ia membuka Keraton Surakarta untuk masyarakat umum tanpa biaya apapun alias gratis.
Tentunya hal ini menjadi obat bagi masyarakat yang merindukan berlibur ke cagar budaya sekaligus sejarah Indonesia ini.
Bertepatan dengan libur sekolah dan akhir tahun, Keraton Surakarta langsung diserbu warga dari berbagai kota di Indonesia.
Terlepas dari antusiasme masyarakat, ternyata pembukaan Keraton Surakarta ini mendapatkan tentangan dari kubu Sinuhun.(*)
Reporter: Ratu Budhi Sejati
Videografer: Muh Rosikhuddin
Sumber: Tribunnews.com
LIVE UPDATE
Audit Keraton Solo Sudah Berjalan, Tedjowulan Minta Purboyo Kembalikan Pusaka ke Ndalem Ageng
Rabu, 22 April 2026
Nasional
PB XIV Purboyo Gugat Menbud Fadli Zon ke PTUN, Soroti SK Penunjukkan Pelaksana Keraton Solo
Selasa, 21 April 2026
Local Experience
Lima Wisata Nuansa Klasik di Kota Solo dengan Tiket Murah dan Akses Mudah untuk Liburan
Selasa, 14 April 2026
Local Experience
Panggung Songgo Buwono, Ikon Keraton Solo Sarat Makna Filosofis
Selasa, 14 April 2026
Local Experience
Mengenal Bangsal Siti Hinggil, Ruang Sakral Sarat Sejarah di Keraton Solo
Selasa, 14 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.