LIVE UPDATE TRAVEL
Cuaca Ekstrem Diprediksi Terjadi hingga Tahun Baru, Wisatawan Diimbau Tidak ke Karimunjawa
TRIBUN-VIDEO.COM - Di masa libur Natal dan Tahun Baru ini, banyak yang merencanakan untuk liburan bersama teman dan keluarga.
Namun bagi anda yang berencana menikmati akhir tahun di Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, sebaiknya menunda keberangkatan terlebih dahulu.
Mengingat beberapa waktu belakangan, cuaca ekstrem dan gelombang perairan tinggi melanda Pulau Karimunjawa di Laut Jawa.
Dilansir dari Kompas.com, himbauan ini juga disampaikan oleh Aldi Wiguna, Pemandu Wisata dari Tamasya Karimunjawa.
Menurut Aldi, cuaca buruk berupa angin dan gelombang laut tinggi diprediksi terjadi hingga tahun baru.
Baca: Ratusan Wisatawan di Karimunjawa Berhasil DievakuasI, Sempat Terlambat Akibat Ombak 6 Meter
“Untuk saat ini sampai tahun baru jangan kesini dulu karena prediksi cuaca sampai tahun baru itu angin dan gelombang laut Jawa kencang,” kata Pemandu Wisata dari Tamasya Karimunjawa Aldi Wiguna kepada Kompas.com, Selasa (27/12/2022).
Oleh karena itu, ia berpesan untuk wisatawan yang ingin datang ke Karimunjawa untuk memastikan cuaca terkini sebelum berangkat.
Bisa juga bertanya pada biro ataupun tour guide terkait cuaca di Karimunjawa sebelum keberangkatan.
“Mohon apabila mau berlibur ke Karimunjawa bisa tanya ke biro atau tour guide yang kenal masalah cuaca di Karimunjawa,” imbuhnya.
Sebagai informasi, Karimunjawa merupakan kepulauan di Laut Jawa yang termasuk bagian Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Dengan luas daratan sekitar 1.500 hektare dan perairan 110 ribu hektare, Karimunjawa menjadi rumah bagi terumbu karang, hutan pantai, hutan bakau, dan 360 lebih spesies fauna laut.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan Kabupaten Jepara pada Senin (26/12/2022), tercatat sebanyak 356 wisatawan sudah beberapa hari tertahan di Kepulauan Karimunjawa.
Baca: Wisatawan di Karimunjawa yang Tertahan Pulang karena Cuaca Buruk, Merasa Senang dan Tak Kapok
Ratusan wisatawan tersebut didominasi oleh wisatawan domestik dengan sisanya 40 turis asing.
Pasalnya mereka tidak bisa kembali naik kapal akibat faktor cuaca buruk dan gelombang tinggi.
Karena cuaca ekstrem ini, terhitung sejak Jumat (23/12/2022) hingga Senin (26/12/2022) tidak ada kedatangan maupun keberangkatan kapal penumpang pada Pelabuhan Karimunjawa.
Informasi ini diperoleh dari Kepala Syahbandar Karimunjawa Sunu Retmawanto.
"Hingga hari ini (Senin 26 Desember 2022), lalu lintas penyeberangan dari dan ke Karimunjawa belum normal akibat kondisi cuaca di laut Jawa, termasuk perairan utara Jawa Tengah yang cenderung buruk dan gelombang laut belum aman untuk aktivitas pelayaran," kata Kepala Syahbandar Karimunjawa Sunu Retmawanto.
Dengan demikian, hingga Senin (26/12/2022), lalu lintas penyeberangan ke Karimunjawa dan sebaliknya dinyatakan belum normal oleh otoritas keselamatan pelayaran setempat.
Bahkan penyeberangan Jepara-Karimun PP yang dilayani menggunakan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) juga tidak beroperasi sementara waktu.
Terkait wisatawan yang tertahan akibat cuaca di Karimunjawa, mereka telah berhasil dievakuasi dengan KM Kelimutu.
Tepatnya pada Selasa, (27/12/2022).
Mereka tiba dengan selamat di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, sekitar pukul 05.05 WIB.
KM Kelimutu yang sedianya diperkirakan tiba di Karimunjawa pukul 17.00 WIB, mengalami keterlambatan akibat cuaca selama pelayaran dari Sampit, Kalimantan Tengah.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI Opik Taupik.
Menurut Opik, KM Kelimutu sempat melewati ombak 4-6 meter dengan aman meski mengalami keterlambatan.
KM Kelimutu akhirnya berhasil bersandar di Karimunjawa pukul 21.56 WIB.
(Tribun-Video.com/Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cuaca Buruk, Wisatawan Diimbau Tidak ke Karimunjawa sampai Tahun Baru ",
Sumber: Kompas.com
Terkini Nasional
WASPADA Potensi Cuaca Ekstrem Besok Kamis 7 Mei 2026 Hujan Sangat Lebat di Sejumlah Daerah
7 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Update Pengeroyokan Wisatawan Surabaya di Malang, 31 dari 69 Korban Terbukti Positif Narkoba
7 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Niat Berlibur, Rombongan Wisatawan asal Surabaya Dikeroyok OTK di Pantai Wedi Awu Malang
7 hari lalu
Tribunnews Update
Polres Malang Sebut 31 dari 69 Wisatawan Surabaya yang Jadi Korban Penganiayaan Positif Sabu & Ganja
7 hari lalu
Live Tribunnews Update
6 Kendaraan Wisatawan Turut Dirusak saat Pengeroyokan di Malang, Pelaku Pecahkan Kaca & Coreti Mobil
7 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.