LIVE UPDATE
Gelagat Bharada E saat Pertama Bertemu Ahli Psikolog, Tak Berani Kontak Mata & Banyak Mainin Tangan
TRIBUN-VIDEO.COM - Seusai terlibat kasus penembakan Brigadir Yosua, Bharada E disebut terlihat dalam kondisi cemas.
Hal ini disampaikan Ahli Psigologi Klinik, Liza Marielly Djaprie saat dihadirkan pihak Bharada E untuk meringankan dalam sidang di PN Jakarta Selatan pada Senin (26/12).
Liza juga mengungkap kondisi pertama Bharada E saat bertemu dirinya.
Diketahui, Liza telah mendampingi Bharada E sejak Agustus 2022 lalu, atas permintaan kuasa hukum Eliezer, Ronny Talapessy.
Richard tak banyak melakukan kontak mata saat pertama kali bertemu dengan ahli psikologi.
Baca: Diserang Kubu Ferdy Sambo Terkait Status Justice Collaborator, Kubu Bharada E Tak Permasalahkan
Ia menilai kondisi Bharada E saat itu sangat cemas hingga tak banyak melakukan kontak mata.
Dia lebih banyak menunduk dan mainin tangan.
Tak hanya itu, suara Bharada E cenderung pelan saat menjawab pertanyaan Liza.
Meski demikian, kata Liza, Bharada E tetap mampu menceritakan hal-hal terjadi secara runtut.
Liza juga menjelaskan bahwa kondisi Bharada E jauh lebih tenang setelah beberapa pertemuan berikutnya.
Terlebih setelah Bharada E sebagai justice collaborator dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J ini, didampingi oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Untuk diketahui, Bharada E merupakan orang yang membongkar kasus meninggalnya Brigadir J di rumah dinas eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.
Baca: Alasan Pengacara Ferdy Sambo Singgung Keterangan Bharada Eliezer
Mengingat, pada awal kasus ini bergulir, skenario yang beredar ialah Brigadir J meninggal dalam baku tembak dengan Bharada E di rumah dinas Ferdy Sambo.
Namun seiring berjalannya waktu dan penyilidakan, diketahui bahwa skenario karangan Ferdy Sambo tersebut rupanya palsu atau tidak benar.
Bharada E juga mengungkapkan bahwa Brigadir J meninggal dunia setelah ditembak atas perintah Ferdy Sambo.
Motif pembunuhan berencana Brigadir J pun masih terus didalami.
Lebih lanjut, Liza menyatakan bahwa hasil asesmen Bharada E menunjukkan bahwa ajudan Ferdy Sambo itu memiliki tingkat kejujuran yang tinggi.
Liza mengaku bahwa hasil tersebut didapat setelah ia melakukan observasi dan wawancara dengan Bharada E serta orangtuanya.
Liza mengatakan bahwa keterangan yang diberikan Bharada E dan orangtuanya kurang lebih sama. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribungorontalo.com dengan judul Ahli Psikologi Ungkap Gerak-gerik Bharada E saat Pertama Kali Bertemu, Tak Berani Kontak Mata?
https://gorontalo.tribunnews.com/2022/12/27/ahli-psikologi-ungkap-gerak-gerik-bharada-e-saat-pertama-kali-bertemu-tak-berani-kontak-mata
# Liza Marielly Djaprie # Ferdy Sambo # Bharada E
Reporter: Rima Anggi Pratiwi
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Ferdy Sambo Diizinkan Kuliah S2 dari Penjara, Menkum Sebut Itu Hak Narapidana
Kamis, 21 Mei 2026
Tribunnews Update
Lama Tak Terlihat, Pengacara Brigadir J di Kasus Ferdy Sambo Kamaruddin Simanjuntak Kini Sakit
Senin, 18 Mei 2026
Terkini Nasional
Profil Kamarudin Simanjuntak, Pengacara Brigadir J yang Kondisinya Berubah Drastis
Sabtu, 16 Mei 2026
Nasional
TERKUAK! Bukan Penyakit Kiriman Kamaruddin Simanjutak Sudah Alami Sakit Ini
Kamis, 14 Mei 2026
Terkini Nasional
DIISUKAN SAKIT KIRIMAN, Kamaruddin Simanjuntak Kini Jalani Perawatan dengan Selang Oksigen
Kamis, 14 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.