Rabu, 15 April 2026

Terkini Daerah

Kesaksian Korban Selamat Kecelakaan Maut di Parkiran Makam Sunan Giri

Selasa, 27 Desember 2022 18:25 WIB
Tribun Jatim

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUN-VIDEO.COM, GRESIK - Ziarah berujung duka, begitulah yang dirasakan pelajar MTsN 1 Kediri. Satu teman mereka berpulang usai tergencet mobil di parkir tepi jalan makam Sunan Giri, Senin (26/12/2022) pagi.

Peristiwa itu memakan enam korban yang merupakan pelaja MTsN 1 Kediri yang hendak ziarah wali.

Akibatnya, satu meninggal, lima luka-luka. Lima korban luka dilarikan ke Rumah Sakit Semen Gresik.

Mereka terbaring di ruang IGD, satu pasien yang selamat adalah Neifa Vizzela berusia 13 tahun warga Bendo Asri Pare Kediri.

Badannya telihat lemas, tangannya masih diinfus, dia mengingat betul peristiwa yang menimpanya bersama teman-teman.

Neifa sapaan akrabnya, tidak mengalami masalah berarti akibat benturan tersebut. Dia hanya luka ringan.

Neifa menjelaskan bus yang ditumpanginya parkir di tempat parkir wisata Sunan Giri. Kemudian dia naik ojek ke area makam bersama enam temannya.

Sambil menunggu rombongan pelajar MTsN 1 Kediri yang ziarah, Neifa berinisiatif turun dari ojek berdiri di belakang sela-sela kendaraan parkir tepi jalan. Di depan mobil Ayla dan di belakang bus DPRD Kota Surabaya.

Baca: Kronologi Kecelakaan Beruntun yang Tewaskan 1 Orang Siswi saat Berziarah ke Makam Sunan Giri

"Saya tidak tahu tiba-tiba mobil itu jalan kencang semuanya lari, saya jatuh langsung ditolongin guru," kata Neifa.

Salah satu korban lainnya masih terbaring lemas. Tidak banyak yang diingat karena peristiwa begitu cepat.

Yang jelas mobil parkir tersebut ditabrak lalu menabrak para pelajar MTsN 1 Kediri dan tergencet bagian belakang bus DPRD Kota Surabaya yang juga parkir di tepi jalan.

Humas Rumah Sakit Semen Gresik dr Tolib Bahasuan mengatakan, dari lima pasien yang mengalami luka-luka hanya tiga yang dirawat di RS Semen Gresik saat ini.

Satu orang dinyatakan bisa pulang, sedangkan satu pasien lagi mengalami luka yang cukup parah sehingga dirujuk ke RS Soetomo Surabaya.

Satu pasien yang dirujuk ke Surabaya adalah Kaeylia Dinda berusia 13 tahun mengalami multiple fraktur adalah trauma tulang pada lebih dari dua fraktur. Patah tulang dibeberapa tempat.

"Trauma di perut, patah di paha, patah di rahang, pasien dirujuk di rumah sakit dr Soetomo karena ada beberapa tempat fraktur yang banyak itu," kata dr Tolib.

Sementara tiga pasien yang dirawat di RS Semen Gresik bernama Elsa Yosephin berusia 13 tahun warga Sambirejo, Pare, Kediri.

Mega Aura Lestari berusia 12 tahun warga Sisadane Pare Kediri. Putri Silvi Lambang Sari berusia 13 tahun warga Turus, Pare, Kediri.

"Kondisinya baik tapi ada yang engkel kanan patah, ada yang engkel kiri patah, kemudian ada trauma di dada setelah diobservasi ada benturan di dada," jelasnya.

Sedangkan satu pasien yang boleh pulang adalah Neifa Vizzela berusia berusia 13 tahun warga Bendo Asri Pare Kediri. Neifa tidak mengalami masalah akibat benturan tersebut.

Diketahui kecelakaan itu merenggut nyawa pelajar Mtsn 1 Kediri, Zahra Amira Syifa Sanjaya, seorang perempuan berusia 12 tahun, warga Dusun Sawahan RT 02 RW 02 Desa Watugede, Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri mengalami luka parah di kepala. Kemudian menghembuskan nafas terakhir.

"Korban mengalami luka parah di kepala," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik Ipda Wiji.

Sementara tiga sopir yang terlibat kecelakaan beruntun tersebut telah menjalani pemeriksaan.

Baca: Berita Solo Hari Ini: Polisi Ungkap Identitas Korban Kecelakaan Maut di Jetak Sragen, 2 Anak-anak

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Kesaksian Korban Selamat Kecelakaan Maut di Parkiran Makam Sunan Giri: Semua Lari, Saya Jatuh

# kecelakaan maut # ziarah # MTSN 1 Kediri # Makam Sunan Giri

Baca berita terkait di sini.

Editor: Erwin Joko Prasetyo
Video Production: Adelia Denta Savritadayu Setyanta
Sumber: Tribun Jatim

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved