Tribunnews Update
Tewaskan 1 Orang, Lomba Tarik Tambang IKA Unhas Ternyata Belum Punya Izin dari Polisi
TRIBUN-VIDEO.COM - Kegiatan pemecahan rekor MURI tarik tambang yang melibatkan 5000 orang oleh Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin Makassar ternyata belum mengantongi izin kepolisian.
Untuk diketahui kegiatan tersebut telah menelan korban satu orang meninggal dunia dan 11 lainnya mengalami luka.
Terkait peristiwa ini, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dikutip dari Kompas.com, informasi ini disampaikan oleh Kapolsek Ujung Pandang, Kompol Syarifuddin pada Minggu (18/12).
Baca: LIVE UPDATE SIANG: TARIK TAMBANG BERUJUNG MAUT DI MAKASSAR HINGGA LANJUTAN SIDANG KASUS BRIGADIR J
Syarifuddin mengaku tak tahu menahu terkait dengan gelaran acara ini.
Menurutnya, apabila pihak panitia mengajukan izin, maka sejumlah personel kepolisian akan diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan acara.
"Kebiasaan kita kan kalau ada pemberitahuan apalagi mendatangkan orang banyak, pastilah kita dari kepolisian menempatkan personel untuk melakukan pengamanan," kata dia.
Dijelaskan oleh Syarifuddin, insiden dalam kegiatan pemecahan rekor MURI ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
Korban yang berjenis kelamin wanita ini terbentur separator pada bagian kepala hingga mengalami luka parah.
Baca: Lomba Tarik Tambang Pecahkan Rekor Muri di Sulsel Berujung Maut, 1 Orang Tewas dan 4 Orang Luka-luka
Diketahui korban bernama Masita yang merupakan Ketua RT 001 RW 007, Kelurahan Ballaparang, Kecamatan Rappocini, Makassar.
Selain korban tewas, juga ada korban luka yang berjumlah 11 orang.
Mereka dirawat di empat rumah sakit berbeda, yakni RS Pelamonia, RS Labuang Baji, RS Bhayangkara, dan RS Siloam.
Dari 11 orang, sebanyak delapan di antaranya sudah diperbolehkan pulang.
Syarifuddin berujar, tim INAFIS Polrestabes Makassar telah melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan terkait peristiwa ini.
Baca: Panitia Beberkan Penyebab Tarik Tambang yang Berakhir Maut, Berawal Korban Selfie Bareng Ibu-ibu
Sementara itu, Ketua Panitia Tarik Tambang IKA Unhas Sulsel, Rahmansyah menuturkan, peristiwa ini di luar prediksi panitia.
Menurut Rahman, pihaknya sudah mengingatkan para peserta agar tak langsung memegang tali.
Pihak panitia mengatakan, insiden bermula ketika korban hendak melakukan selfie bersama beberapa orang lainnya.
Kemudian tali tiba-tiba tertarik hingga membuat korban terseret.
Panitia juga membantah tali tambang tersebut putus.
Seorang peserta bernama Muh Fahmi Erwin menceritakan, sebelum terjadi insiden, peserta bersiap menunggu aba-aba, namun tali tiba-tiba tertarik dengan kencang.
Hal ini membuat korban terpental dan kepalanya membentur beton separator.
Sementara itu, beberapa orang lainnya sempat ikut tertarik karena tali melilit kaki mereka. (Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lomba Tarik Tambang IKA Unhas yang Sebabkan 1 Orang Tewas Ternyata Belum Kantongi Izin Polisi"
Host: Sisca Mawaski
VP: Dedhi Ajib Ramadhani
# lomba # Tarik tambang # Unhas # Izin # polisi
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Dedhi Ajib Ramadhani
Sumber: Kompas.com
Terkini Daerah
Polantas Gorontalo Tertindih Sepeda Motor saat Operasi di Jalan HB Jassin, Pelanggar Sempat Kabur
4 hari lalu
LIVE UPDATE
Cekcok saat Tegur Pemotor di Pondok Aren Tangsel, Pria Beratribut Polisi Minta Maaf ke Publik
6 hari lalu
Tribunnews Update
Komplotan Perampok Modus Investasi Bodong di Babakanmadang Bogor Diringkus Polisi, Korban Dianiaya
6 hari lalu
Tribunnews Update
Seleksi Akpol 2026 Dijamin Transparan oleh Polri: Tidak Ada Jalur Titipan dalam Proses Rekrutmen
6 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.