Selasa, 14 April 2026

Tribunnews Update

Tewaskan 1 Orang, Lomba Tarik Tambang IKA Unhas Ternyata Belum Punya Izin dari Polisi

Senin, 19 Desember 2022 13:11 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kegiatan pemecahan rekor MURI tarik tambang yang melibatkan 5000 orang oleh Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin Makassar ternyata belum mengantongi izin kepolisian.

Untuk diketahui kegiatan tersebut telah menelan korban satu orang meninggal dunia dan 11 lainnya mengalami luka.

Terkait peristiwa ini, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dikutip dari Kompas.com, informasi ini disampaikan oleh Kapolsek Ujung Pandang, Kompol Syarifuddin pada Minggu (18/12).

Baca: LIVE UPDATE SIANG: TARIK TAMBANG BERUJUNG MAUT DI MAKASSAR HINGGA LANJUTAN SIDANG KASUS BRIGADIR J

Syarifuddin mengaku tak tahu menahu terkait dengan gelaran acara ini.

Menurutnya, apabila pihak panitia mengajukan izin, maka sejumlah personel kepolisian akan diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan acara.

"Kebiasaan kita kan kalau ada pemberitahuan apalagi mendatangkan orang banyak, pastilah kita dari kepolisian menempatkan personel untuk melakukan pengamanan," kata dia.

Dijelaskan oleh Syarifuddin, insiden dalam kegiatan pemecahan rekor MURI ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Korban yang berjenis kelamin wanita ini terbentur separator pada bagian kepala hingga mengalami luka parah.

Baca: Lomba Tarik Tambang Pecahkan Rekor Muri di Sulsel Berujung Maut, 1 Orang Tewas dan 4 Orang Luka-luka

Diketahui korban bernama Masita yang merupakan Ketua RT 001 RW 007, Kelurahan Ballaparang, Kecamatan Rappocini, Makassar.

Selain korban tewas, juga ada korban luka yang berjumlah 11 orang.

Mereka dirawat di empat rumah sakit berbeda, yakni RS Pelamonia, RS Labuang Baji, RS Bhayangkara, dan RS Siloam.

Dari 11 orang, sebanyak delapan di antaranya sudah diperbolehkan pulang.

Syarifuddin berujar, tim INAFIS Polrestabes Makassar telah melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan terkait peristiwa ini.

Baca: Panitia Beberkan Penyebab Tarik Tambang yang Berakhir Maut, Berawal Korban Selfie Bareng Ibu-ibu

Sementara itu, Ketua Panitia Tarik Tambang IKA Unhas Sulsel, Rahmansyah menuturkan, peristiwa ini di luar prediksi panitia.

Menurut Rahman, pihaknya sudah mengingatkan para peserta agar tak langsung memegang tali.

Pihak panitia mengatakan, insiden bermula ketika korban hendak melakukan selfie bersama beberapa orang lainnya.

Kemudian tali tiba-tiba tertarik hingga membuat korban terseret.

Panitia juga membantah tali tambang tersebut putus.

Seorang peserta bernama Muh Fahmi Erwin menceritakan, sebelum terjadi insiden, peserta bersiap menunggu aba-aba, namun tali tiba-tiba tertarik dengan kencang.

Hal ini membuat korban terpental dan kepalanya membentur beton separator.

Sementara itu, beberapa orang lainnya sempat ikut tertarik karena tali melilit kaki mereka. (Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lomba Tarik Tambang IKA Unhas yang Sebabkan 1 Orang Tewas Ternyata Belum Kantongi Izin Polisi"

Host: Sisca Mawaski
VP: Dedhi Ajib Ramadhani

# lomba # Tarik tambang # Unhas # Izin # polisi

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Dedhi Ajib Ramadhani
Sumber: Kompas.com

Tags
   #lomba   #Tarik tambang   #Unhas   #Izin   #polisi

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved