Senin, 13 April 2026

Begini Cara Mengambil Racun dan Ternak Kalajengking yang Capai Nilai Ratusan Miliar

Sabtu, 5 Mei 2018 17:47 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Di sejumlah negara di Afrika, kalajengking diternak dan diambil racunnya guna pengobatan sengatan kalajengking.

Pengambilannya dilakukan dengan kejut listrik di ujung-ujung ruas ekor dengan hasil yang sangat sedikit.

Racun paling banyak bisa diambil tiga kali dalam seminggu, itu sudah banyak mengingat umur kalajengking hanya dua sampai tujuh tahun.

Dilansir Tribun-Video.com dari Kompas.com, bila diambil racunnya, umur kalajengking tersebut akan berkurang karena proses menghasilkan racun bukan kebiasaan sehari-hari yang dilakukan hewan tersebut.

Fungsi racunnya hanya untuk membela diri atau saat ketakutan melihat musuh bukan untuk diproduksi.

Ramadhan Eka Putra, peneliti serangga dari Institut Teknologi Bandung (ITB), mengatakan lewat kejutan listri ini jumlah yang dihasilkan tak begitu banyak hanya 0.006 mg hingga 0,25 mg sekali dapat.

Baca: Ternyata Ini Alasan Mengapa Sarana Laboratorium SMA di Manokwari Belum Mumpuni

"Kalau dipaksa jumlahnya tak optimal, hasilnya harus dikompensasi dengan jumlah makan. Istilahnya membunuh dengan lebih cepat."

"Kalejengking harus makan dalam jumlah tertentu dan energi tertentu untuk menghasilkan 1 milimeter racun," tambahnya.
Kalajengking dengan racun dengan kadar tinggi banyak ditemukan di Afrika dan daerah-daerah gurun.

Sementara kalajengking di Indonesia tak menghasilkan racun dengan kadar tinggi.

Sementara itu, cara lain selain menggunakan kejut listrik ada cara lain untuk mengambil racun kalajengking.

Dilansir dari DailyMail, ilmuan bernama Mouad Mkamel dari Universitas Hassan II Ben M’sik di Maroko, telah membuat robot yang berfungsi mengambil racun kalajengking.

Robot pengambil racun kalajengking ini dinamakan VES-4.

Baca: Cerita sang Ayah yang Cari Anaknya di Acara Bagi Sembako di Monas hingga Ditemukan di Ruang Jenazah

Robot itu berbentuk kotak dan dikembangkan mengekstrak racun kalajengking lebih cepat dan lebih aman.

Sebelumnya para ahli mengambil racun kalajengking secara manual, jika salah prosedur akan berbahaya dan bisa mengakibatkan kematian.

Peneliti dapat mengikat kalajengking ke robot VES-4, dengan begitu kontak fisik dengan kalajengking sangat minim.

VES-4 bekerja dengan cara menjepit ekor kalajengking dan merangsang binatang tersebut dengan arus listrik hingga racun tersebut bisa keluar.

Mouad dan para ilmuwan di VES-4 mengatakan bahwa arus listrik untuk kalajengking tidak berbahaya alias berkekuatan rendah sehingga tidak menyiksa kalajengking itu.

Robot yang memiliki layar LED ini sudah diuji ke beberapa spesies kalajengking dan dapat diprogram untuk spesies berbeda.

Simak videonya di atas! (Tribun-Video.com/ Yulita Futty Hapsari)

TONTON JUGA:

Reporter: Yulita Futty Hapsari
Video Production: Yulita Futty Hapsari
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved