Rabu, 8 April 2026

TKW Asal NTT Dianiaya Majikan hingga Matanya Buta Sebelah, Mengadu Lewat Facebook

Jumat, 4 Mei 2018 22:33 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang tenaga kerja Indonesia asal Nusa Tenggara Timur di Malaysia mengalami penganiayaan oleh majikannya.

Selfie Tse (21) harus menerima mata kanannya buta karena disiksa sang majikan asal India.

Ia mengungkapkan penganiayaan tersebut kepada pamannya melalui pesan facebook pada Minggu (29/4/2018) lalu.

Dilansir Tribun Video dari Kompas.com, Anton Arkilaus Tse, paman Selfie mendapat kirim gambar wajahnya yang bengkak.

Anton mengatakan selfie juga sempat melakukan panggilan video, namun terputus sebelum ia sempat menjawabnya.

BACA: Akan Gunakan Aplikasi Online, Rumah Kriya Banjarsari Diharap Optimalkan Pemasaran

Selfie bekerja sebagai asisten rumah tangga di Taman Cassiah Tengah, Lorong 4, Malaysia Barat.

Melansir dari Pos Kupang, setelah dianiaya korban kabur dari rumah sang majikan dan bersembunyi di sebuah kos-kosan di wilayah Malaysia.

Korban mengaku ketakutan jika sewaktu-waktu sang majikan menemukannya dan kembali menganiayanya.

Orangtua Selfie, Simon dan Anika mengatakan anaknya berharap segera mendapatkan bantuan dari Pemerintah Indonesia agar bisa segera pulang ke Dusun Faut Futu, NTT.

BACA: Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmoko Resmikan Obral Mebel di Rumah Kriya

Selfie berangkat ke Malaysia untuk menjadi TKI saat usianya 14 tahun, dan hanya tamat Sekolah Dasar, pada tahun 2011 atas kemauannya sendiri.

Orang tuanya mengaku dulu ia dijanjikan akan pulang dalam dua tahun, namun sudah tujuh tahun dia bekerja dan tak kunjung pulang sampai terdengar kabar ia dianiaya.

Korban mengatakan kepada kakaknya Oris Tse bahwa saat ini ia tinggal di sebuah kos-kosan dan tidak bekerja lagi dengan majikannya.

Simak video di atas. (Tribun-Video.com/Rosiana Nugrahaini)

TONTON JUGA:

Reporter: Rosiana Nugrahaini
Video Production: Yulita Futty Hapsari
Sumber: Tribun Video

Tags
   #TKW   #NTT   #Malaysia   #India   #buta

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved