Minggu, 12 April 2026

Terkini Daerah

Kronologi Perampokan Rumah Dinas Wali Kota Blitar, Terpaksa Tunjukkan Brankas

Rabu, 14 Desember 2022 17:02 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Wali Kota Blitar, Santoso menceritakan kronologi perampokan di Rumah Dinasnya di Jalan Sudanco Supriyadi, Kota Blitar, Jawa Timur pada Senin (12/12/2022) dini hari.

Santoso menjelaskan perampokan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB ketika istrinya, Feti Wulandari sedang salat tahajud.

“Jadi peristiwa yang kemarin itu tepatnya jam 03.00 WIB. Istri saya masih posisi shalat tahajud. Sambil menunggu subuh, kira-kira pukul 3.05 WIB gitulah, tiba-tiba pintu kamar saya digedor-gedor,” ujarnya pada Selasa (13/12/2022) dikutip dari Kompas.com.

Merasa panik, Feti langsung membangunkan Santoso dan para pelaku berhasil masuk kamar dengan merusak pintu.

Baca: Gelagat Aneh Pelaku Perampokan Rumah Dinas Wali Kota Blitar, Jalan Santai hingga Parkir di Halaman

Para pelaku yang berjumlah tiga orang langsung menyekap Santoso dan Feti dengan lakban.

“Ada tiga orang kalau tidak salah. Itu langsung nyergap saya dan istri saya. Kemudian, saya disuruh tengkurap, mulut dilakban, mata juga begitu,” jelasnya.

Pelaku meminta Santoso dan Feti menunjukkan brankas yang berisi uang tunai dan barang berharga.

"Brankas. Brankasnya Pak. (Brankas) bapak di mana?” kata Santoso menirukan ucapan perampok.

Awalnya Santoso enggan untuk memberitahu letak brankas dan ia mengalami penganiayaan karena tidak memberitahu lokasi brankas.

Namun, pelaku mengancam akan membuka baju istrinya jika tidak dituruti kemauannya.

Baca: Uang yang Dirampok Harusnya Dipakai untuk Bayar Utang Kampanye, Merupakan Uang Pribadi Walkot Blitar

“Saya berpikir, bagaimana keselamatan istri saya kalau sampai dia melakukan hal-hal yang tidak baik. Kan kasihan nanti,” pungkasnya.

Santoso terpaksa menunjukkan lokasi brankas yang berisi uang sekitar Rp 400 juta, jam tangan, handphone, dan sejumlah perhiasan milik Feti.

Perhiasan yang ada di tubuh Feti juga tidak luput dari perampokan.

Para pelaku kemudian meminta ditunjukkan lokasi ruangan CCTV dan pelaku membawa pulang kotak decoder CCTV.

Setelah para perampok pergi, Santoso dan istri langsung berteriak minta tolong.

“Saya mencoba teriak minta tolong. Lha ternyata tidak ada yang merespons dari Satpol PP. Ternyata mereka sudah dilumpuhkan lebih dulu,” pungkasnya.

(Tribunnews.com/Mohay) (Kompas.com/Asip Agus Hasani) (TribunJatim.com/Luhur Pambudi)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Wali Kota Blitar Ungkap Kronologi Perampokan yang Dialaminya, Demi Istri Terpaksa Tunjukkan Brankas

# Wali Kota Blitar # Perampokan # Kronologi # Rumah Dinas # Brankas

Editor: bagus gema praditiya sukirman
Video Production: valencia frida varendy
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved