Piala Dunia 2022
2 Dosa Besar yang Buat Tim Samba Gagal di Piala Dunia 2022, Tite Blunder Taktik Racik Brasil
TRIBUN-VIDEO.COM - Setidaknya, ada dua blunder taktik yang dilakukan oleh pelatih Brasil, Tite yang membuat tim Samba gagal di Piala Dunia 2022.
Dilansir TribunWow.com, tak lolosnya Brasil setidaknya hingga babak semifinal Piala Dunia 2022 menyisakan banyak pertanyaan.
Pasalnya, Brasil saat ini dilengkapi dengan mayoritas skuad yang memperkuat tim-tim besar di Eropa.
Sebut saja Alisson Becker, Casemiro, Neymar dan Vinicius Junior menjadi tulang punggung sekaligus pemain inti di tim besar Eropa.
Meski dihuni skuad bintang, Tite tak mampu mengeksplorasi kemampuan pemain bintangnya untuk merengkuh gelar Piala Dunia 2022.
Apesnya, Brasil justru disingkirkan oleh Kroasia yang notabene merupakan tim kuda hitam di Piala Dunia 2022 melalui babak adu penalti.
Sempat unggul terlebih dahulu di meni ke-106 melalui aksi ciamik Neymar, Brasil yang di atas angin justru jumawa.
Akhirnya, Kroasia yang tak gentar meski tertinggal di menit genting mampu membalas di menit k-117 melalui Petkovic.
Baca: Pelatih Argentina Menangis saat Dipeluk Messi Selepas Tim Asuhannya Lolos ke Final Piala Dunia 2022
Gol itu menjadi petaka bagi Brasil yang ditekuk Kroasia dengan mudah di babak adu penalti dengan skor akhir 5-3.
Jika menilik dari rekam statistik Tite bersama Brasil di Piala Dunia 2022, pelatih berusia 61 tahun itu terlalu pakem dengan komposisi yang ada.
Tite selalu memainkan pemain-pemain yang sama hampir di mayoritas laga di Piala Dunia 2022 tanpa mengindahkan dua pemain yang sejatinya berpengalaman dan bersinar di klub yang ada di bench.
Berikut ini dua dosa Tite yang membuat Brasil gagal di Piala Dunia 2022:
1. Pakemkan Rafinha yang Deadlock
Dosa pertama Tite ketika ia putuskan untuk terus memberikan kepercayaan kepada Rafinha di sisi kanan penyerangan.
Seperti diketahui, Rafinha selalu diturunkan dalam lima laga Brasil di Piala Dunia 2022.
Padahal penampilan Rafinha di sisi kanan penyerangan tak terlalu mentereng.
Bahkan ia tak berikan kontribusi apapun untuk Brasil dari lima laganya di Piala Dunia 2022.
Padahal, di kedalaman skuad yang ada, Tite bisa memberikan kesempatan lebih bagi Gabriel Martinelli yang juga tengah bersinar di Arsenal.
Jika dilihat dari statistik di musim ini, Martinelli jauh lebih bersinar ketimbang Rafinha.
Baca: Jadwal Final Piala Dunia 2022, Timnas Argentina Bakal Tantang Prancis Atau Maroko?
Pemain berusia 21 tahun itu mampu berikan sumbangsih 5 gol dan 2 assist untuk Arsenal dari 14 pertandingannya di Liga Inggris.
Sementara Rafinha baru bukukan dua gol dan dua assist dari 13 pertandingannya bersama Barcelona.
2. Bawa Dani Alves Jadi Penghangat Bangku Cadangan
Dosa kedua Tite adalah tak maksimalkan sosok bek kanan berpengalaman Brasil yang juga turut dibawa, Dani Alves.
Pemain tertua di Brasil itu sejatinya diperuntukkan untuk menjadi mentor sekaligus pemain berpengalaman saat dilapangan.
Namun kenyataannya, Dani Alves hanya diberikan dua kali main oleh Tite.
Tercatat, kapten Brasil itu hanya bukukan satu kali starter saat tim Samba ditekuk oleh Kamerun dengan skor 0-1.
Sedangkan pada laga 16 besar, Dani Alves hanya diberi 27 menit bermain untuk menggantikan posisi dari Eder Militao.
Padahal, pemain seusianya, Thiago Silva menjadi pemain yang selalu diandalkan di lini belakang oleh Tite.
Padahal dari segi usia, baik Dani Alves maupun Thiago Silva hanya terpaut satu tahun.
Bek milik Chelsea saat ini berusia 38 tahun sedangkan Dani Alves berusia 39 tahun.
Nasib apes dialami oleh Neymar Junior, golnya hanya loloskan Brasil ke babak semi final Piala Dunia 2022 selama 10 menit saja seusai dijungkalkan oleh Kroasia.
Baca: DUEL Prancis vs Maroko: Ramalan Kylian Mbappe Januari Lalu Akhirnya Terwujud di Piala Dunia 2022
Dilansir TribunWow.com, laga TImnas Kroasia vs Timnas Brasil berlangsung di Education City Stadium, Qatar, Jumat (9/12/2022).
Sejatinya, Brasil berhasil unggul meyakinkan berkat gol Neymar Junior (105+1').
Bahkan, banyak yang memprediksi gol itu sudah meruntuhkan mental bermain anak asuh Zlatko Dalic.
Namun siapa sangka, justru Luka Modric dkk mampu bungkam Brasil secara dramatis.
Kroasia hanya membiarkan 10 menit gol Neymar ke babak semi final Piala Dunia 2022.
Sebelum pada akhirnya, petaka Brasil datang pada (117').
Bruno Petkovic mampu menyamakan kedudukan bagi Kroasia dan memaksa pertandingan harus diakhiri di babak adu penalti.
Dan pada babak adu penalti, waktunya Livakovic unjuk kebolehannya.
Benar saja, di babak adu penalti, Livakovic mampu menepis dua kali algojo Brasil dan satu kali membentur tiang.
Sedangkan empat algojo penalti Kroasia tak mampu dihentikan oleh kiper Brasil, Alisson Becker.
Berkat kemenangan 5-2, Kroasia berhasil melangkah ke babak semi final Piala Dunia 2022.
Kroasia berpotensi ulangi catatan Piala Dunia 2018 dengan mampu melangkah ke final Piala Dunia.
Baca: Ganasnya Lionel Messi di Piala Dunia 2022, Borong Rekor Mentereng Samai Legenda Jerman & Ronaldo
Sementara Brasil dan Neymar harus kembali menelan pil pahit tak mampu angkat trofi Piala Dunia yang terakhir kali mereka angkat di edisi 2002.
Berikut ini statistik Neymar Junior dalam laga kontra Kroasia di babak 16 besar Piala Dunia 2022 dikutip TribunWow.com dari SofaScore.com:
Gol: 1 gol
Sentuhan: 93 kali
Umpan Kunci: 1,3
Akurasi passing: 46/59 (78 persen)
Akurasi umpan panjang: 2 (2)
Tendangan ke Gawang: 5 kali
Peluang Besar Gagal: (2 kali)
Duel: 21 (8)
Duel Udara: 1 (0)
Offsides: 2 kali
Intersep: 1 kali
Takel:1 kali
(TribunWow.com/Adi Manggala S)
Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Tite Blunder Taktik Racik Brasil? Ini 2 Dosa Besarnya yang Buat Tim Samba Gagal di Piala Dunia 2022
# Tite # Neymar # Brasil # Piala Dunia 2022
Video Production: Niken Pratiwi
Sumber: TribunWow.com
Olahraga
Neymar Cedera Parah Jelang Piala Dunia 2026, Carlo Ancelotti Malah Ambil Sikap Tak Terduga
Kamis, 4 Juni 2026
Tribunnews Update
Alami Cedera, Neymar Terancam Absen di Laga Pembuka Piala Dunia 2026 jika Tak Kunjung Sembuh
Jumat, 29 Mei 2026
Olahraga
RESMI COMEBACK! Neymar Jr Menangis seusai Masuk Skuad Brasil Piala Dunia 2026
Rabu, 20 Mei 2026
Mancanegara
Presiden Brasil Ngamuk! Kecam AS, Israel & Uni Eropa soal Ketegangan di Timur Tengah
Minggu, 19 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.