ON FOCUS
2219 Orang Mengungsi akibat Rumah Tertutup Abu Vulkanik, Semeru Alami Erupsi 88 Kali Sehari
TRIBUN-VIDEO.COM - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, ada sebanyak 2.219 jiwa yang mengungsi karena terdampak Erupsi Gunung Semeru, Minggu (4/12/2022).
Khofifah menyebutkan pengungsi menempati 12 titik pengungsian yang sudah disiapkan oleh pemerintah setempat.
Baca: Update Dampak Erupsi Gunung Semeru Lumajang, Tercatat Sudah Ada 1.979 Orang Mengungsi Per-Senin
Berikut 12 lokasi titik pengungsian:
- SDN 4 Supiturang
- Masjid Supiturang
- Masjid Nurul Jadid Pronojiwo
- Balai Desa Oro-Oro Ombo
- SMPN 2 Pronojiwo
- SDN 2 Sumberurip
- Balai Desa Sumberurip
- Balai Desa Penanggal
- Pos Gunung Sawur, Ds. Sumberwuluh, Kec. Candipuro
- Balai Desa Pasirian
- Lapangan Candipuro
- Kantor Kecamatan Candipuro.
Sementara itu Pada periode 1 November 2022 hingga 2 Desember 2022 rata-rata Gunung Semeru mengalami erupsi sebanyak 88 kali dalam sehari.
Aktivitas vulkanik yang cukup tinggi di Gunung Semeru ini membuat statusnya sampai hari ini tidak berubah dari level III (siaga).
Baca: BPBD Mencatat Suhu Awal Timbunan Material Vulkanis Gunung Semeru Mencapai 800 Derajat Celcius
Erupsi diikuti luncuran asap dari kawah setinggi 50-1.500 meter dari puncak Jonggring Saloko.
Baca berita terkait lainnya di sini
#erupsi #semeru #abuvulkanik #pengungsi
Video Production: Raka Aditya Putra Tama
Sumber: Tribunnews.com
Local Experience
Museum Petilasan Mbah Maridjan, Saksi Bisu Erupsi Merapi 2010 yang Mengabadikan Jejak Tragedi Alam
Rabu, 8 April 2026
Local Experience
Misteri Kampung Siluman, Hutan Pinus yang Menyimpan Sejarah Erupsi Merapi Tahun 1930
Rabu, 8 April 2026
Local Experience
Letusan Gunung Krakatau 1883 Membuat Dunia Gelap Dua Setengah Hari dan Menurunkan Suhu Global
Senin, 6 April 2026
Local Experience
Gunung Anak Krakatau Seluas 320 Hektar Jadi Destinasi Penelitian dan Wisata Alam Meski Tetap Aktif
Senin, 6 April 2026
Local Experience
Gunung Anak Krakatau, Gunung Berapi Aktif di Selat Sunda yang Memicu Tsunami Banten Lampung
Senin, 6 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.