TRIBUNNEWS UPDATE

Jepang Cabut Peringatan Potensi Tsunami akibat Erupsi Gunung Semeru, Tak Ada Tanda Kenaikan Air Laut

Minggu, 4 Desember 2022 22:16 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Jepang mencabut peringatan potensi tsunami yang diakibatkan dari erupsi Gunung Semeru di Indonesia.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan potensi tsunami sesaat setelah Gunung Semeru di Jawa Timur erupsi pada Minggu (4/12).

Jepang kemudian mencabut peringatan tersebut karena tidak ada tsunami hingga batas waktu yang diperkirakan.

Dikutip dari NHK, sepanjang pantai di Jepang tidak mengalami pasang air laut secara signifikan.

Begitu pun dengan pantai-pantai di negara-negara lainnya.

Setelah hampir tujuh jam sejak Gunung Semeru erupsi, Badan Meteorologi Jepang akhirnya mencabut peringatan potensi tsunami.

Sebelumnya, kantor berita Jepang NHK mengabarkan adanya potensi tsunami yang dipicu erupsi Gunung Semeru di Indonesia.

Informasi tersebut juga bersumber dari Badan Meteorologi Jepang.

Baca: Jembatan Gladak Perak di Lumajang Jatim Rusak Lagi, Imbas Awan Panas Guguran Erupsi Gunung Semeru

Menurut lembaga tersebut, gelombang tsunami diprediksi mencapai Prefektur Okinawa sekitar pukul 14.30 waktu Jepang.

Namun, hingga waktu yang diperkirakan, tidak ada tanda-tanda kenaikan pada air laut di sepanjang pantai.

Ramainya pemberitaan soal potensi tsunami di Jepang akibat erupsi Gunung Semeru sempat membuat heboh masyarakat.

Terkait hal ini, pakar dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Dr Ir Amien Widodo angkat bicara.

Amien mengatakan, dampak erupsi Gunung Semeru tidak akan sampai ke lautan.

"Tidak ada kemungkinan sampai Tsunami ataupun letusan yang sampai lautan," ungkap Amien.

Sebab, material erupsi Semeru berjalan secara mendatar dan tak mampu menjangkau bibir pantai.

"Sudutnya sudah datar sehingga tidak akan mungkin meletus sampai bibir pantai juga nggak mungkin. karena energinya berkurang," tegasnya.

Amien mengatakan, potensi tsunami bisa terjadi jika gunung yang erupsi berada di lautan.

"Jepang memang mewaspadai karena khawatir akan ada Tsunami karena ada gunung berapi di Pasifik yang bersebelahan dengan Jepang, yakni gunung Hunga di pulau Tonga," lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Badan Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono juga meminta agar media tidak menyebarkan soal potensi tersebut.

Pasalnya, peringatan itu dapat membuat masyarakat di pesisir menjadi ketakutan.

"Teman2 media bantulah kami menenangkan saudara kita yg sedang berduka dan takut. Cermati sumber yg benar, kasihan ssaudara kita di pesisir," tulis Daryono di Instagram, Minggu (4/12).(Tribun-Video.com)

https://www3.nhk.or.jp/nhkworld/en/news/20221204_20/

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Penjelasan Peneliti ITS Soal Jepang Kena Imbas Erupsi Gunung Semeru, Ternyata Khawatir Ini Terjadi

# TRIBUNNEWS UPDATE # Jepang # tsunami # Semeru # air laut

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Dwi Adam Sukmana
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #Jepang   #tsunami   #Semeru   #air laut
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved