Senin, 13 April 2026

TERKINI NASIONAL

Gunung Semeru Kembali Erupsi Sejak Minggu Dini Hari, Awan Panas Bergerak 7 Km dari Puncak Kawah

Minggu, 4 Desember 2022 17:01 WIB
Tribun bekasi

TRIBUN-VIDEO.COM - Ternyata, Gunung Semeru, Jawa Timur masih mengalami erupsi.

Dalam sehari tercatat Gunung Semeru bisa 88 kali erupsi.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atau KLHK bagikan video erupsi Gunung Semeru melalui akun instagramnya.

Dalam video Gunung Semeru erupsi yang dibagikan, terlihat awan panas menyembur dari gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut.

Baca: Erupsi Gunung Semeru Membuat Jepang Ikut Waspada, Kemungkinan Picu Tsunami Capai Prefektur Okinawa

Dalam keterangannya disebutkan bahwa sampai Minggu pagi tadi Gunung Semeru kembali meluncurkan guguran awan panasnya sejauh 10.000 meter ke tenggara dan selatan.

Saat ini status Gunung Semeru berada pada Level III atau Siaga sehingga pendakian gunung masih ditutup.

Pihak KLHK pun mengimbau warga agar tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, masyarakat juga tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

Dilarang pulang beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

Dimbau untuk warga sekitar agar mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru.

Warga yang bermukim di sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat juga diminta waspada potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Dikutip dari keterangan resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMB) Kementerian ESDM dijelaskan, karakter Erupsi Gunung Api Semeru saat ini adalah berupa erupsi eksplosif yang berselang seling dengan erupsi efusif.

Letusan abu bertipe vulcanian terjadi setiap hari, yang terkadang disertai guguran lava serta awan panas guguran.

Aliran awan panas guguran tersebut mengarah ke bukaan kawah sebelah tenggara.

Yaitu mengarah ke hulu Besuk Kobokan, Besuk Bang, dan Besuk Kembar.

Baca: Erupsi Gunung Semeru Kemungkinan Picu Tsunami di Okinawa, Jepang Ikut Waspada

Tingkat aktivitas Gunung Api Semeru pada saat ini adalah Level III (Siaga) sejak 16 Desember 2021.

Sejak 1 November 2022 lalu tercatat letusan abu Gunung Semeru terjadi dengan rata-rata 88 kali erupsi per hari.

Awan panas guguran terjadi 2 kali dengan jarak luncur maksimal mencapai 4.5 km dari puncak.

Asap kawah utama teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis hingga tebal dan tinggi mencapai 50 – 1500 meter dari puncak.

Aktivitas kegempaan terekam 2919 kali Gempa Letusan, 2 kali Gempa Awan Panas, 81 Gempa Guguran, dan 137 kali Gempa Hembusan.

Hal ini menunjukkan aktivitas awan panas guguran masih berpotensi terjadi dikarenakan adanya endapan material dari pusat erupsi.

Selain berpotensi terjadi awan panas, potensi terjadinya aliran lahar juga masih tinggi mengingat curah hujan yang cukup tinggi di Gunung Api Semeru.

(Wartakotalive.com/DES)

Artikel ini telah tayang di Tribunbekasi.com dengan judul Gunung Semeru Erupsi 88 Kali, Guguran Awan Panasnya Sejauh Sekitar 10.000 Meter

# puncak kawah # awan panas # erupsi Gunung Semeru # Gunung Semeru

Editor: Danang Risdinato
Video Production: Tri Susilo Mardhani
Sumber: Tribun bekasi

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved