Daerah Terkini
Gunung Semeru Kembali Alami Erupsi hingga, Tampak Asap Setinggi Lebih dari Sekitar 400 Meter
TRIBUN-VIDEO.COM - Gunung Api Semeru kembali mengalami erupsi dengan menyemburkan awan debu pada Minggu (4/11/2022) dini hari.
Erupsi ini terbilang berdekatan dengan erupsi Gunung Semeru sebelumnya yang terjadi paa setahun lalu yakni pada Desember tahun 2021.
Kepala Pos Pantau Semeru Liswanto membenarkan informasi tersebut. Erupsi Gunung Semeru berupa guguran awan panas dilaporkan mengarah ke sisi Kobokan, Kecamatan Candipuro dan sisi Lanang, Kecamatan Pronojiwo.
"Benar (ada erupsi) kami akan memberikan update data lagi selanjutnya," beber Liswanto dalam pesan singkat.
Baca: Gunung Semeru Alami Erupsi Dini Hari dan Ada 19 Letusan Kecil yang Terdeteksi Seismograf
Baca: Gunung Semeru kembali Erupsi, Guguran Awan Panas Tampak Meluncur dari Puncak Kawah Sejauh 4,5 KM
Menurut catatan petugas, aktivitas Gunung Semeru terus mengalami fluktuasi sejak Jumat (2/12/2022).
Saat itu, pada pukul 00.00-06.00 WIB, tercatat 19 gempa letusan kecil yang terdeteksi seismograf petugas pos pantau.
Aktivitas gunung juga menampakan asap dari kawah berwarna putih kelabu setinggi lebih dari sekitar 400 meter mengarah ke timur laut.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gunung Semeru Erupsi Lagi, Ada 19 Letusan Kecil yang Terdeteksi Seismograf
# Semeru # Gunung Api # erupsi # awan panas
Video Production: valencia frida varendy
Sumber: Tribunnews.com
Terkini Daerah
Gunung Bromo Ditutup Sementara hingga 12 April 2026 demi Pemulihan Ekosistem Kawasan Wisata Alam
5 hari lalu
Local Experience
Museum Petilasan Mbah Maridjan, Saksi Bisu Erupsi Merapi 2010 yang Mengabadikan Jejak Tragedi Alam
7 hari lalu
Local Experience
Misteri Kampung Siluman, Hutan Pinus yang Menyimpan Sejarah Erupsi Merapi Tahun 1930
7 hari lalu
Local Experience
Letusan Gunung Krakatau 1883 Membuat Dunia Gelap Dua Setengah Hari dan Menurunkan Suhu Global
Senin, 6 April 2026
Local Experience
Gunung Anak Krakatau Seluas 320 Hektar Jadi Destinasi Penelitian dan Wisata Alam Meski Tetap Aktif
Senin, 6 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.