Tribunnews Update

Disindir Anne Ratna soal Utang Rp 28 M saat Jadi Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi Mengaku Siap Bayar

Jumat, 2 Desember 2022 21:22 WIB
Tribun Jabar

TRIBUN-VIDEO.COM - Anggota DPR RI Dedi Mulyadi angkat bicara soal utang Pemkab Purwakarta senilai Rp 28 miliar saat ia masih menjadi bupati.

Dedi mengaku rela membayar utang itu dengan uang pribadi, meski seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

Pernyataan Dedi muncul setelah sempat 'disindir' oleh Bupati Purwakarta saat ini, Anne Ratna Mustika.

Dedi mengakui dirinya memang meninggalkan utang pemerintah daerah di tahun terakhir menjabat yakni 2017.

Baca: Viral Bupati Purwakarta Anne Ratna Sindir Dedi Mulyadi, Sebut Tinggalkan Utang Pemkab Rp 28 Miliar

Saat itu, ia terus menggenjot ketertinggalan pembangunan di Purwakarta.

Jika melihat dari segi kalkulasi, Dedi menilai hal itu justru berdampak baik dan bisa dirasakan masyarakat.

"Memang meninggalkan utang pemerintah daerah, tetapi dari sisi kalkulasi ekonomi itu negara diuntungkan. Karena kalau pembangunan dilakukan sekarang maka harganya menggunakan 2017, kemudian dibayarkan 2018-2019 negara untung karena kalau pembangunan digeser ke tahun itu pasti harganya sudah beda," ucap Dedi Mulyadi.

Terkait utang sebesar Rp 28 miliar, ia juga telah memanggil Sekretaris Daerah Purwakarta Norman Nugraha untuk menjelaskan.

Baca: Tak Biasa, Kini Dedi Mulyadi Naik Ojol untuk Hadiri Sidang Gugatan Cerai dengan Anne Ratna Mustika

Norman berujar, utang yang dimaksud sudah melalui neraca dan audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), yang tercatat Pemkab Purwakarta memiliki kewajiban terhadap desa terkait dengan DBH.

Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa utang Rp 28 miliar adalah utang pemerintah daerah, bukan pribadi.

"Kita tidak bicara orang, tapi pemerintah," ucap Norman.

Norman pun menjelaskan bahwa utang itu kini tersisa Rp 19,7 miliar.

Pembayaran utang sempat tertunda karena berbagai kondisi, seperti refocusing penanganan Covid-19 hingga mengejar target ketertinggalan pembangunan.

Meski begitu, Norman menegaskan bahwa utang yang tersisa bukan lagi kewajiban mantan bupati untuk membayar, melainkan kewajiban pemerintah daerah.

"Mudah-mudahan tahun 2024 bisa dibayarkan karena itu kewajiban pemerintah daerah," ucapnya.

Namun, Kang Dedi sendiri mengaku tak keberatan jika seandainya utang tersebut dibayar menggunakan uang pribadinya.

Ia bahkan rela menyerahkan asetnya untuk melunasi utang miliaran tersebut.

"Tetapi andaikata uang itu harus dibayar secara pribadi, walaupun itu tidak boleh karena itu uang negara, seluruh aset yang saya miliki saya berikan ke pemerintah daerah. Gak apa saya miskin yang penting hidup saya tidak merugi," kata Kang Dedi Mulyadi. (Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Sekda Purwakarta Jelaskan Video Viral Bupati Soal Uang Rp 28 Miliar Adalah Utang Pemda

Host: Agung Laksono
VP: Januar Imani

# Dedi Mulyadi # bayar # Sindir # Anne Ratna # utang # Bupati Purwakarta

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Januar Imani Ramadhan
Sumber: Tribun Jabar

Tags
   #Dedi Mulyadi   #bayar   #Sindir   #Anne Ratna   #utang   #Bupati Purwakarta
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved