live update

Minggu Depan Situs Asing Lelang Kepulauan Widi, Indonesia Diprediksi Hadapi Masalah Lingkungan

Jumat, 2 Desember 2022 21:14 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Situs asing berbasis New York Amerika Serikat akan melelang kepulauan widi mulai minggu depan.

Terdapat lebih dari 100 pulau di Kepulauan Widi yang tersebar di kawasan seluas 10.000 hektar.

Dengan adanya lelang tersebut, Indonesia disebut akan menghadapi masalah lingkungan.

Hal tersebut disampaikan oleh koordinator nasional di Destrictive Fishing Watch Indonesia yakni Mohamad Abdi Suhufan.

Ia meminta pemerintah Indonesia untuk menyelidiki lelang tersebut.

Pasalnya lelang itu telah menimbulkan “kontroversi dan menarik perhatian publik Indonesia”.

Menurutnya, meskipun pembangunan direncanakan untuk perlindungan lingkungan, kepemilikan pribadi atas pulau-pulau tersebut akan “berdampak pada masyarakat setempat secara sosial dan ekonomi”.

Baca: Kodim 1509 Labuha Komit Awasi Pulau Widi Halmahera Selatan yang Disebut akan Dilelang di Situs Asing

Ia juga mengatakan pelelangan tersebut akan berdampak sosial yakni melampaui manfaat lingkungan yang diharapkan.

Diketahui hukum Indonesia menyatakan non-warga negara Indonesia tidak dapat secara resmi membeli pulau di negara tersebut.

Namun pembelian Kepulauan Widi bisa disiasati dengan membuat pemilik akhirnya mengakuisisi saham di PT Leadership Islands Indonesia (LII).

Wakil Presiden Eksekutif untuk Eropa, Timur Tengah, dan Afrika yakni  Charlie Smith mengharapkan, tawaran untuk Kepuluan Widi menjadi besar.

Melalui situs asing, pelelangan Kepulauan Widi akan dibuka pada 8 Desember pukul 04.00 Eastern Standard Time (EST) atau pukul 16.00 Waktu Indonesia Barat (WIB).

Pelelangan akan berlangsung secara daring hingga (14/12/2022).

Tidak ada harga dasar, tetapi penawar diminta untuk memberikan deposit sebesar 100.000 dollar AS (Rp 1,5 miliar) untuk membuktikan bahwa mereka serius.

Sebelumnya, kabar pelelangan ini pun membuat TNI langsung bergerak.

Mereka mengibarkan bendera merah putih hingga mengecat sebagian rumah warga selaras dengan warna bendera pada Minggu (27/11/2022).

TNI tersebut merupakan anggota Kodim 1509/Labuha Halmahera Selatan.

Pengibaran bendera tersebut sebagai bentuk protes dengan adanya rencana pelelangan pulau Widi di situs asing yang berbasis di Amerika Serikat.

Dandim 1509/Labuha, Letkol Kav Romy Pranigotan Sitompul pun buka suara.

Menurutnya, pihaknya mengerahkan satu SST yang dikomandoi Danramil 1509-04/Maffa, Letda Inf Samuel Anu.

Romy mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan di pulau Widi itu, untuk menegaskan kembali bahwa Widi, tidak diperjualbelikan.

Hal ini tertuang dalam undang-undang dan dijelaskan hanya bisa dikelola secara berkala dan berizin resmi.

Pasalnya, Kepulauan Widi sendiri berada di wilayah konservasi terumbu karang, bakau dan ikan.

Romy menyebut, TNI AD khususnya Kodim 1509/Labuha, hanya mengamankan aset milik negara, guna menjaga kedaulatan negara.

Selain itu sebagai tanda bahwa TNI tak main-main dengan kedaulatan negara.

(Tribun-Video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lelang 100 Pulau di Kepulauan Widi Dimulai Minggu Depan, Indonesia Bisa Hadapi Masalah Lingkungan?", 


Host : Maria Nanda
Vp : Yohanes Anton

Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: yohanes anton kurniawan
Sumber: Kompas.com

Tags
   #LIVE UPDATE   #Kepulauan Widi   #Indonesia
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved