live update

Kubu Ferdy Sambo Bantah Ucapan Bharada E soal Perempuan yang Nangis di Rumah Bangka: Itu Karangan

Jumat, 2 Desember 2022 21:04 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kuasa Hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Arman Hanis buka suara soal pernyataan Bharada E yang menyebut adanya wanita menangis keluar dari rumah kliennya di Jalan Bangka, Jumat (2/12/2022).

Arman mengungkapkan, pernyataan Bharada E tersebut disebut hanya karangan semata.

Ia mengungkapkan, keterangan Bharada E alias Richard Eliezer ini tidak benar. Pasalnya, pernyataan tersbut tidak ada dalam dakwaan kliennya.

Arman Hanis mengungkapkan, bantahan tersebut disampaikan berdasarkan posisi Bharada E yang tidak berdinas di rumah pribadi Ferdy Sambo di Jalan Saguling.

Bharada E diketahui berdinas di rumah dinas Kompleks Polri di Jalan Bangka, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Sehingga hal tersebut bertolak belakang dengan pernyataan Bharada E yang mengaku berangkat dari rumah pribadi di Jalan Saguling.

Kemudian menuju ke rumah dinas di Jalan Bangka, Jakarta Selatan.

Baca: Ayah Bharada E Minta Ferdy Sambo Bersikap Jantan: Akui Semuanya, Tolong Tanggung Jawab!


Diberitakan sebelumnya, Bharada Richard Eliezer alias Bharada E mengaku melihat seorang perempuan yang keluar rumah dinas Ferdy Sambo di Jalan Bangka, Jakarta Selatan.

Hal tersebut diungkapkan oleh terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2022).

Peristiwa tersebut terjadi saat Bharada E bersama Brigadir J dan Mathius mengantar istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi ke rumah pribadi di Saguling, Jakarta Selatan.

Putri memerintahkan Brigadir J dan Mathius untuk bergegas pergi dari rumah pribadi di Saguling.

Mathius ikut di mobil Putri bersama Brigadir J. Sementara Bharada E diminta ikut dengan mengendarai mobil sendiri.

Bharada E menyebut, ia dan rombongan hendak pergi ke Kemang.

Kemudian setelah berputar di kawasan Kemang, rombongan kemudian pulang ke rumah Bangka.

Putri Candrawathi kemudian tampak marah. Bharada E kemudian diminta memarkirkan mobil di belakang rumah.

Sekitar 30 menit kemudian, Ferdy Sambo pulang ke rumah Bangka.

Menurut Bharada E, Ferdy Sambo juga tampak marah. Brigadir J kemudian menginformasikan kepada para ajudan lain lewat HT soal kedatangan Sambo.

Sambo kala itu datang bersama rekannya, Pak Eben.

Brigadir J kemudian meminta ajudan lain yakni Brigadir J dan Mathius keluar dari rumah Bangka.

Lalu, semua ajudan menunggu di luar area rumah tepatnya di belakang termasuk Somad ART, Romer, dan Sadam.

Kemudian ada Bharada E, Alfons dan Farhan yang berjaga di depan.

Tak berselang lama, Bharada E menyebut, perempuan tersebut keluar dari rumah dinas dalam kondisi menangis dan mencari sopirnya.

Perempuan tersebut kemdudian mengetuk pagar dari dalam karena dikunci.

Bharada E kemudian membuka pagar dan berlari ke arah samping rumah memanggil driver-nya.

Richard mengaku tak mengenal siapa perempuan tersebut.

Perempuan itu kemudian meninggalkan rumah di jalan Bangka bersama sopirnya mengendari mobil Pajero berwarna hitam.

Menurut Bharada E, sejak peristiwa itu, Ferdy Sambo memilih tinggal di rumah Saguling, Duren Tiga, Jakarta Selatan. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pengakuan Bharada E soal Perempuan Menangis Keluar dari Rumah Ferdy Sambo Disebut Hanya Karangan, 
Penulis: Miftah Salis
Editor: Arif Fajar Nasucha

Host: Firda Ananda
VP: Reza Nova

Reporter: Firdausi Rohmah Rizki Ananda
Video Production: Reza Nova Erfiansyah
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #LIVE UPDATE   #Ferdy Sambo   #Bharada E
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved