Selasa, 14 April 2026

Terkini Nasional

Alasan Bharada E Bongkar Skenario Ferdy Sambo: Mimpi Buruk Didatangi Almarhum Selama 3 Minggu

Kamis, 1 Desember 2022 11:18 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Richard Eliezer mengungkapkan alasannya mengubah keterangan soal kronologi awal pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Sebelumnya, Richard Eliezer mengikuti skenario awal mantan atasannya, Ferdy Sambo terkait peristiwa penembakan Brigadir J.

Namun, Richard Eliezer mengaku mengalami mimpi buruk selama tiga minggu setelah penembakan di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo wilayah Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Menurut Richard Eliezer, ia bermimpi didatangi almarhum Brigadir J hingga dihantui rasa bersalah.

"Jadi selama tanggal 8 (Juli) itu, saya betul-betul dihantui mimpi buruk," katanya, dikutip Tribunnews.com dari kanal YouTube Kompas TV, Kamis (1/12/2022).

Hal itu, disampaikan terdakwa Richard Eliezer ketika bersaksi dalam sidang lanjutan kasus Brigadir J di Pengadilan Negeri (PN) Jaksel pada Rabu (30/11/2022) kemarin.

Awalnya, hakim anggota, Morgan Simanjutak, menanyakan keterangan Richard Eliezer yang sempat bertahan dengan skenario Ferdy Sambo, kemudian berubah.

Diketahui, sekitar Bulan Agustus 2022, Richard Eliezer mulai membuat BAP yang bertolak dengan skenario Sambo saat diperiksa Timsus Polri,

"Kenapa kamu ubah itu? apa alasannya?" tanya hakim Morgan.

Baca: Bharada E Sebut Putri Duduk di Samping Ferdy Sambo saat Skenario Pembunuhan Brigadir J Disusun

Kemudian, Richard Eliezer menjelaskan, ia dihantui mimpi buruk pasca penembakan Brigadir pada 8 Juli 2022.

"Saya betul-betul dihantui mimpi buruk," ungkap Richard Eliezer.

"Selama tiga minggu ya?" tanya hakim.

"Kurang lebih tiga minggu (mimpi buruk)," jawab Richard Eliezer.

Lantas, hakim menanyakan terkait mimpi yang dialami Richard Eliezer.

Ternyata, Richard Eliezer bermimpi didatangi almarhum Brigadir J pasca kejadian.

"Apa mimpimu? bertemu almarhum?" tanya hakim lagi.

"Betul yang mulia," jawab Richard Eliezer.

Selanjutnya, Richard Eliezer mengatakan, ia merasa bersalah dan tertekan.

"Saya merasa bersalah," jawab Richard Eliezer.

"Itulah alasanmu maka kamu menceritakan yang benar?" tanya hakim lagi.

"Saya merasa tertekan yang mulia," timpal Richard Eliezer.

Baca: Kakak Yosua Merinding dengar Bharada E Beri Kesaksian Detik-detik Yosua Dibunuh: Jahatnya Kalian!

Di sisi lain, Richard Eliezer mengaku beruntung setelah penembakan tak berkomunikasi dengan Ferdy Sambo.

Sebab, ia mengatakan, sudah tidak menggunakan HP setelah kejadian dan diperiksa penyidik.

Diketahui, kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J menyeret nama mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi.

Kasus tersebut, juga melibatkan eks ajudan Ferdy Sambo, Ricky Rizal dan Richard Eliezer, serta sopir keluarga Sambo, Kuat Ma'ruf.

Para terdakwa hingga kini masih harus menjalani sidang lanjutan kasus Brigadir J.

Pada Rabu (30/11/2022) kemarin, giliran terdakwa Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf bersaksi dalam sidang lanjutan kasus Brigadir J di PN Jaksel.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Alasan Richard Eliezer Bongkar Skenario Ferdy Sambo, 3 Minggu Mimpi Buruk hingga Merasa Bersalah

# Ferdy Sambo # Bharada E # Brigadir J # persidangan # sidang perdana # senin # pn jaksel # brigadir yosua # Putri Candrawathi # Febri Diansyah # Pembunuhan Brigadir J # Obstruction of Justice # Kuat MARUF # Vera Simanjuntak # duren tiga # magelang # Brigjen Hendra # Eksepsi # Surat Dakwaan # Majelis Hakim # ART # susi # saksi # saksi kunci

Editor: winda rahmawati
Video Production: Tegar Melani
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Bharada E   #Ferdy Sambo   #Brigadir J   #Mimpi buruk

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved