Selasa, 19 Mei 2026

Terkini Daerah

Oknum Anggota DPRD Maluku Tengah Ditangkap Polisi akibat Terjerat Kasus Narkoba

Minggu, 27 November 2022 17:16 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku Tengah dari Partai Demokrat dikabarkan ditangkap polisi, Jumat (25/11/2022) malam di kawasan Masohi.

Oknum anggota DPRD itu ditangkap bersama empat orang temannya diduga terkait penyalahgunaan narkotika.

Sementara empat rekannya belum terkonfirmasi identitasnya.

Kepala Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) DPC Partai Demokrat Maluku Tengah, Sahrir Silawane membenarkan kadernya ditangkap terkait dugaan penyalahgunaan narkoba.

Sahrir Silawane mengatakan Partai Demokrat Kabupaten Maluku Tengah tadi pagi langsung melakukan pengecekan langsung ke pihak Polres Maluku Tengah.

Pihaknya bertemu dengan polisi di pos penjagaan untuk menanyakan kebenaran kabar penangkapan kadernya yang beredar di media sosial sejak tadi malam.

"Dan hasil pengecekan itu benar bahwa kader Partai Demokrat Maluku tengah yang juga salah satu anggota DPRD benar saat ini diamankan dan dilakukan pemeriksaan," kata Sahrir Silawane, Minggu (27/11/2202).

Baca: Kunjungi BWS Provinsi NTB, DPRD KSB Bicara Proyek Pembangunan 600 Miliar

Baca: Seluk Beluk Profesi Tukang Fotocopy Keliling di Perkantoran DPRD Depok dengan Kendaraan Roda Dua

Silawane mengatakan, Partai Demokrat Kabupaten Maluku Tengah mendapatkan kebenaran bahwa oknum kader tersebut saat ini ditahan dan dilakukan pemeriksaan.

"Saya pertegas sekali lagi, bahwa sementara diamankan dan dilakukan pemeriksaan," tegas Silawane.

Ia menjelaskan partai belum bisa mengambil kebijakan apapun terkait kasus ini.

Namun demikian akan ada langkah-langkah sanksi partai kepada oknum tersebut apabila terbukti secara hukum terlibat narkotika.

"Dan kemudian kalau statusnya sudah dinaikkan menjadi tersangka maka Partai Demokrat akan mengambil langkah-langkah sesuai dengan mekanisme di internal Partai Demokrat. Dan sesuai dengan AD/ART serta peraturan-peraturan organisasi yang berlaku di Partai Demokrat," tegasnya.

Dia menambahkan, pada prinsipnya partai tidak akan mentolerir kader-kader yang terlibat dengan kasus seperti korupsi, penyalahgunaan narkotika juga asusila.

Pihaknya menyerahkan semuanya kepada pihak kepolisian untuk melakukan segala prosedur sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

"Kami mohon kepada masyarakat untuk memberikan kesempatan kepada kami Partai Demokrat untuk menghargai proses yang berjalan di kepolisian," ucap Silawane.

Publik Maluku Tengah juga diminta bersabar menunggu sampai polisi benar-benar bekerja dan menyelesaikan prosespemeriksaan untuk kemudian mendapatkan status yang jelas dari oknum tersebut.

Baru kemudian partai Demokrat akan bersikap.

"Partai Demokrat Kabupaten Maluku Tengah ingin menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Maluku Tengah. Terkhusus masyarakat Seram Utara Raya yang adalah daerah pemilihan dari kader kami," kata Silawane. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Oknum Anggota DPRD Maluku Tengah dari Demokrat Ditangkap Polisi Diduga terkait Narkoba

#OknumAnggotaDPRD #DPRDMalukuTengah #KasusNarkoba #Narkoba #PartaiDemokrat #BeritaTerkini #BeritaTerbaru #BeritaViral

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Khoerunnisak
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved