Piala Dunia 2022

Aturan Ketat di Piala Dunia 2022 Qatar Jadi Sorotan, Lloris dan Xhaka Berekasi

Kamis, 24 November 2022 19:11 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Berbagai aturan ketat yang diberlakukan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 sejauh ini memang menimbulkan pro kontra.

Isu alkohol dan homoseksualitas (LGBT) menjadi dua hal yang saat ini banyak diperbincangkan banyak orang terutama orang-orang barat.

Tak sedikit pihak yang mengkritisi soal hal tersebut, namun ada beberapa orang juga yang tunduk dengan aturan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.

Hugo Lloris dan Granit Xhaka menjadi dua pemain yang berada pada kubu yang mencoba menaati aturan yang berlaku di Qatar terutama dalam hal ban kapten.

Dua pemain yang sama-sama membela klub asal Inggris itu merasa timnya tidak ingin mempermasalahkan perbedaan aturan dan budaya yang ada di Qatar.

Baik Lloris dan Xhaka mencoba menunjukkan arti respek daripada mempermasalahkan aturan tersebut.

Baca: Aturan Ketat di Piala Dunia 2022 Qatar Jadi Sorotan, Lloris dan Xhaka Berekasi

Lloris dan Xhaka pun menegaskan timnya hanya perlu fokus pada sepak bola dan menjalani aturan yang telah ditetapkan pihak tuan rumah.

Sebagaimana misal Lloris yang tak mau mengikuti kapten Jerman hingga Inggris yang memakai ban kapten pelangi dalam pertandingan yang dilakoni timnya.

Lloris yang berstatus sebagai pemain sekaligus kapten Prancis enggan memaksakan diri melanggar aturan yang telah dibuat Qatar.

Hal itu dilakukan Lloris sebagai bentuk penghormatannya kepada Qatar selaku tuan rumah.

"Ketika di Prancis, saat kami menyambut orang asing, kami sering ingin mereka mengikuti aturan kami, untuk menghormati budaya kami," ujar Lloris dalam sesi konferensi pers sebelum Piala Dunia, beberapa waktu lalu, dilansir Marca.

"Dan saya akan melakukan hal yang sama saat saya pergi ke Qatar,"

"Saya bisa setuju dan tidak setuju dengan ide mereka, tapi saya harus menunjukkan respek," tukasnya menambahkan.

Apa yang disampaikan Lloris pun bukanlah isapan jempol belaka, terbukti ia mengenakan ban kapten sesuai aturan saat memimpin kemenangan Prancis melawan Australia pada laga perdana.

Hal senada juga disampaikan kapten Swiss yang membela klub Arsenal, Granit Xhaka.

Xhaka juga menunjukkan respek dengan menaati aturan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022, dan lebih memilih fokus bermain sepak bola.

Baca: Menanti Kontribusi Cristiano Ronaldo bagi Portugal di Piala Dunia 2022 Qatar

"Saya tidak berpikir kami harus melakukan apa pun sebagai timnas Swiss," ujar Xhaka dikutip dari laman FIFA.

"Kami harus menghormati aturan dan fokus pada sepak bola, hanya itu yang saya rencanakan,".

Pemain asal Arsenal itupun juga membuktikan dengan mengenakan ban kapten bukan pelangi saat timnya melawan Kamerun pada laga perdana Grup G Piala Dunia 2022.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ketika Lloris & Xhaka Sepakat Hormati Aturan Qatar sebagai Tuan Rumah Piala Dunia 2022

Editor: winda rahmawati
Video Production: Damara Abella Sakti
Sumber: Tribunnews.com

KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved