Kamis, 15 Mei 2025

Piala Dunia 2022

Teknologi Offside Baru, Laga Qatar - Ekuador Baru Jalan 3 Menit Langsung Bikin Ramai Piala Dunia

Senin, 21 November 2022 10:19 WIB
KOMPAS

TRIBUN-VIDEO.COM - Hasil Piala Dunia 2022 antara Qatar vs Ekuador banyak dipengaruhi oleh teknologi offside semi otomatis.

Semi-Automated Offside Techology (SAOT) menganulir gol Enner Valencia pada menit ketiga.

Laga pembukaan Piala Dunia 2022 Qatar vs Ekuador telah rampung digelar di Stadion Al Bayt, Al Khor, Minggu (20/11/2022) dan teknologi offside semi otomatis ikut menjadi perbincangan.

Duel Qatar vs Ekuador berakhir dengan skor 0-2 buat kemenangan skuad asal Amerika Selatan beralias El Tri. Dwigol Enner Valencia (16’, 31’) memastikan tiga angka buat Ekuador.

Sejatinya, Enner Valencia terhitung tiga kali menyarangkan bola ke gawang tuan rumah Qatar.

Akan tetapi, golnya pada menit ketiga dianulir wasit karena kaki kanan sang rekan, yakni Michael Estrada, kedapatan terjebak offside.

Detail kecil itu bisa tertangkap karena keberadaan teknologi baru penunjang Video Assistant Referee (VAR), yakni semi-automated offside.

Baca: Momen Suporter Ekuador Teriak Minta Minum Bir di Stadion Saat Pertandingan Piala Dunia 2022 Perdana

Semua bermula dari sepakan bebas Pervis Estupinan yang mengarah ke kotak penalti. Kaki kanan Estrada terjebak offside setelah dia menyambut bola pantulan dari sang rekan, Felix Torres, yang berduel dengan kiper Qatar.

Estrada lalu menyundul kembali bola ke Torres yang melakukan gerakan akrobatik untuk memberi operan kepada Enner Valencia.

Teknologi offside semi otomatis lantas mendeteksi adanya kasus offside dalam konstruksi permainan tersebut

Lantas, apa itu teknologi offside semi-otomatis?

Qatar 2022 menjadi Piala Dunia pertama yang menggunakan teknologi semi otomatis. Teknologi ini bekerja menggunakan 12 kamera pelacak di bagian atap stadion.

Kamera tersebut mampu melacak bola serta pemain hingga 29 titik data dari setiap pergerakan, dengan kecepatan 50 kali per detik.

Data yang diproses mencakup semua anggota tubuh pemain yang krusial untuk mengambil keputusan offside. Sebuah sensor khusus, Inertial Measurement Unit (IMU), juga ditanam dalam Al Rihla, bola resmi Piala Dunia 2022 Qatar.

Sensor tersebut berfungsi mengirimkan data ke ruang video dengan kecepatan 500 kali per detik.

Begitu pemain menerima bola dalam posisi offside, teknologi anyar ini akan memberikan sinyal otomatis kepada ofisial yang bertugas di ruang VAR.

Sebelum menyalurkan informasi kepada wasit di lapangan, ofisial di ruang video wajib memastikan lebih dulu keakuratan titik awal tendangan dan garis pertahanan.

Pengambilan keputusan disebut hanya akan memakan waktu sekitar 25 detik saja. Tanpa Semi Automated Offside Technology (SAOT), biasanya rata-rata waktu yang dibutuhkan wasit untuk menentukan keputusan offside adalah 60 detik.

Teknologi offside semi otomatis baru akan dipakai apabila pemain yang dipertanyakan kedapatan menyentuh bola.

Apabila seorang pemain yang berdiri offside tak menyentuh bola dan diduga offside karena alasan “interference play” alias mengganggu jalannya permainan, maka wasit di lapangan yang akan menjadi pengambil keputusan.

Baca: Jungkook BTS Tampil Nyanyikan Lagu Dreamers di Opening Ceremony Piala Dunia 2022 Qatar

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Teknologi Offside Baru, 3 Menit Langsung Bikin Ramai Piala Dunia 2022"

# Piala Dunia 2022 # Qatar # Ekuador # teknologi # Enner Valencia # Offside semi-otomatis

Baca berita terkait di sini.

Editor: Erwin Joko Prasetyo
Video Production: Ni'amu Shoim Assari Alfani
Sumber: KOMPAS

Video TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved