Terkini Daerah
Pakar Psikolog Forensik Analisis Tudingan Brigadir J Lakukan Pelecehan Seksual ke Putri Candrawathi
TRIBUN-VIDEO.COM - Pakar Psikolog Forensik, Reza Indragiri turut menganalisis tudingan Ferdy Sambo terhadap Brigadir J sebagai pelaku kekerasan seksual terhadap Putri Candrawathi.
Reza Indragiri menyebut korban kekerasan seksual yang terjadi di Magelang pada bulan Juli lalu ialah Brigadir J, bukan Putri Candrawathi.
Hal tersebut disampaikannya setelah, melihat dan menganalisis sejumlah hasil persidangan kelima terdakwa dengan sejumlah saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum di Pengadilan Negeri.
Dikutip dari Surya.co.id, Reza Indragiri mengatakan, sebenarnya iya tak yakin apabila terdapat kekerasan seksual di kasus tersebut.
Namun, lantaran pihak Ferdy Sambo terus menuding adanya dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J terhadap Putri Candrawathi itu memang benar adanya.
Akan tetapi, menurut analisis Reza yang menjadi korban ialah Brigadir J, bukan istri Ferdy Sambo.
"Sebenarnya saya tidak yakin ada kekerasan seksual dalam kasus ini, tapi karena terus menerus dipaksa (kubu Ferdy Sambo) ada kekerasan seksual, justru saya melihat kalau memang ada kekerasan seksual, korbannya Brigadir J," jelas Reza Indragiri.
Lanjut Reza menjelaskan, adapun sejumlah julukan negatif yang diberikan sejumlah saksi kepada Brigadir J, seperti berkepribadian ganda dan temperamental.
Kemudian, kerap mencari hiburan malam dan gemar bermain perempuan itu justru memperlihatkan sebagai karakteristik korban kekerasan seksual.
"Dalam kasus ini, ada satu orang yang mengklaim sebagai korban kekerasan seksual, yakni Putri Candrawathi.
Reza mengungkapkan, sangat kecil kemungkinan bahkan tidak ada tanda-tanda korban kekerasan seksual yang terjadi di dalam diri Putri Candrawathi.
"Kecil kemungkinan, atau bahkan tidak ada, orang yang mengaku sebagai korban kekerasan seksual, lalu mengekspose dirinya ke hadapan publik. Dia perkenalkan dirinya, lalu dia sebut namanya," sambungnya.
Menurutnya, sangat tak masuk akal apabila korban kekerasan seksual malah resisten ketika didatangi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
"Menurut saya (Putri Candrawathi) jauh dari korban kekerasan seksual," ungkap Reza.
Kemudian, Reza menyatakan, seorang korban sangat sulit mendapat pertolongan.
Meskipun telah mengutarakan dirinya tengah mengalami penderitaan sejak lama.
"Korban laki-laki semakin sulit untuk mencari pertolongan, mengatakan ke siapapun bahwa sudah mengalami penderitaan sekian lama," ucap Reza.
"Dia sulit kendallikan emosi, temperamental. perilakunya jadi serba ngesek. Minta tolong dicarikan perempuan. Mengembangkan hidup tidak sehat. suka dugem. tambah keribadian ganda. Iyu rangakaian sifat korban kekerasan seksual," katanya.
Atas hal tersebut, Brigadir J lebih layak disebut sebagai korban kekerasan seksual.
Lalu, Reza meminta kepolisian untuk melakukan investigasi terkait siapa yang tega melakukan hal keji, dan melakukan kejahatan seksual berulang kali kepada Brigadir J.
Sementara itu, pakar Hukum Pidana Prof Muzakir mengatakan, sebenarnya kepribadian orang boleh diungkap dalam persidangan.
Namun, tindak pidana kekerasan seksual tidak bisa dijelaskan hanya melalui profil korban pembunuhan.
"Tapi kalau tuduhan tindak pidana kekerasan seksual, tidak bisa hanya dijelaskan profil dari seseorang korban pembunuhan, lalu dia sebagai pelaku tindak pidana pemerkosaan," jelas Muzakir.
Diketahui sebelumnya, sekuriti Ferdy Sambo, Damianus Laba Kobam alias Damson sempat mengungkapkan sisi lain Brigadir J.
Menurutnya, Brigadir J, kerap mengunjungi tempat hiburan malam dan mempunyai sifat temperamental.
Serta merupakan orang paling berkuasa di rumah Ferdy Sambo.
Hal tersebut diungkapkannya saat menjadi saksi terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (8/11) lalu.
(Tribun-Video.com/Surya.co.id).
Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul ALASAN Brigadir J Layak Disebut Korban Kekerasan Seksual Menurut Psikolog Forensik, Bagaimana Putri?
# Psikolog Forensik # Reza Indragiri # Ferdy Sambo # Brigadir J # kekerasan seksual # Putri Candrawathi
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Muh Rosikhuddin
Sumber: Surya
LIVE UPDATE
6 Tahun Cabuli Anak Kandung Sendiri, Ayah di Batam Diduga Tega Jual sang Putri Rp500 Ribu di Medsos
Kamis, 9 April 2026
LIVE UPDATE
Muncul ke Publik, Penulis Panji Sukma Bantah Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Wanita Asal Boyolali
Kamis, 2 April 2026
LIVE UPDATE
Diduga Alami Kekerasan Seksual dari Pria Solo, Wanita di Boyolali Malah Diminta Tobat saat Melapor
Senin, 16 Februari 2026
LIVE UPDATE
LIVE UPDATE SORE: Korban Dugaan Asusila Ngaku Diabaikan saat Lapor, Korban Tawuran di Jaktim Tewas
Senin, 16 Februari 2026
Live Update
Kekerasan Seksual Masih Dominan, 43 Kasus PPA Terjadi di Merangin Selama 2025
Rabu, 21 Januari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.