Jumat, 24 April 2026

Terkini Nasional

Perut Keempat Mayat di Kalideres Kosong, Wali Kota Jakbar: Jangan Simpulkan Kelaparan

Minggu, 13 November 2022 08:51 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Wali Kota Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko turut menanggapi mengenai satu keluarga yang ditemukan tewas dengan kondisi perut kosong.

Sebelumnya, satu keluarga tewas ditemukan di Perumahan Citra Garden Satu Extention Blok AC 5 No 7, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (10/11/2022) sore.

Dari hasil pemeriksaan autopsi, lambung keempat jenazah itu kosong seperti sudah lama tidak dapat asupan makanan dan minuman bahkan otot-otonya mengecil.

"Terkait dengan adanya statement seperti itu tentu perlu kami luruskan ya. Kita ini jangan sampai terjebak oleh diksi tentang kelaparan ya." kata Yani Wahyu Purwoko di Perumahan Citra Garden 1 Ekstension, Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu (12/11/2022).

Baca: Satpam Perumahan Ungkap Gelagat Keanehan Satu Keluarga yang Ditemukan Tewas di Kalideres

"Memang hasil pemeriksaan oleh dokter itu memang, dokter itu di Laboratorim autopsi itu kan memeriksa dalam rangka untuk mengetahui dengan jelas dengan terang apa yang menjadi sebabnya, kan gitu," kata Yani Wahyu Purwoko lanjutnya.

Menurut Yani Wahyu Purwoko, dengan kondisi rumah korban yang jauh dari kata kurang mampu tidak bisa disimpulkan jika mereka tidak memiliki bahan pangan.

"Tapi bukan berarti yang bersangkutan tidak memiliki pangan. Karena sebelahnya juga tetangganya jualan dan rumahnya juga kita lihat seperti ini ya," ungkap Yani Wahyu Purwoko.

Yani Wahyu menerangkan ke depan diperlukan interaksi dan sosialisasi antarwarga yang sudah semestinya dibangun agar tidak terjadi hal serupa.

"Oleh karena itu penting sekali interaksi sosial ini di lingkungan masyarakat, apalagi minimal interaksi sosial itu pada tetangga terdekat, agama saja kan juga menekankan pentingnya silaturahmi."

"Oleh karena itu saya mengharapkan tentunya bahwa peran RT, RW, Jumantik, Dasawisma ini sangat penting, sangat vital sebetulnya," tegasnya.

Hal senada disampaikan oleh Kapolsek Kalideres, AKP Syafri Wasdar.

Menurut Syafri, hasil pemeriksaan medis sementara itu belum bisa menentukan penyebab kematian.

"Kemarin yang disampaikan bahwa tidak ditemukan sisa atau bekas makanan di lambung, itu keterangan sementara, belum tentu menjadi penyebab kematian."

"Menurut dokter, bahwa jenazah yang dilakukan pemeriksaan dalam keadaan begitu memang," ungkapnya.

Baca: Kepolisian Ungkap 1 Keluarga yang Tewas di Kalideres Diduga Menjauhkan Diri dari Keluarga Inti

Syafri juga meluruskan anggapan yang menyebut keempat korban bisa tewas kelaparan, padahal tinggal di pemukiman.

Pasalnya, keluarga Rudyanto tertutup di lingkungan tempat tinggalnya.

"Karena kelaparannya bukan berarti tidak ada makanan, tapi keluarga itu tertutup sehingga tidak ada yang tahu kalau dia kekurangan makanan," beber dia.

Sebelumnya, warga Satu Extension, Kalideres, Jakarta Barat digegerkan dengan adanya penemuan empat orang dalam keadaan tewas pada Kamis (10/11/2022).

Keempat jasa itu yakni seorang bapak berinisial RG (71), anak berinisial DF (42), ibu berinisial KM (66), dan paman berinisial BG (68).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Haris Kurniawan menerangkan penemuan empat mayat itu awalnya saat warga curiga setelah mencium bau busuk yang berasal dari salah satu rumah.

"Pada saat dibuka ditemukan ada empat jenazah di dalam, dua laki-laki dan dua perempuan," kata Haris kepada wartawan, Jumat (11/11/2022).

Haris menyebut dari informasi masyarakat di lokasi, keempat jasad yang ditemukan itu merupakan satu keluarga dengan keadaan sudah membusuk. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judulSekeluarga Tewas di Jakarta Barat dengan Perut Kosong, Wali Kota: Bukan Berarti Tidak Punya Pangan

# Wali Kota Jakarta Barat # Yani Wahyu Purwoko # Kalideres # Jakarta Barat # autopsi

Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved