Rabu, 13 Mei 2026

LIVE UPDATE

Gunung Semeru Muntahkan Awan Panas Guguran Setinggi 1.500 Meter, Meluncur ke Arah Besuk Kobokan

Kamis, 10 November 2022 14:25 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Gunung Semeru dilaporkan kembali mengalami erupsi pada Rabu (9/11/2022) sore.

Dikutip dari laman MAGMA Indonesia, erupsi diketahui terjadi pada pukul 15.50 WIB dengan muntahkan kolom abu setinggi ± 1500 m di atas puncak.

Kolom abu yang teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal.

Erupsi ini juga terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 30 mm.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Semeru di Gunung Sawur, Liswanto menambahkan, akibat erupsi, awan panas meluncur sejauh 4,5 kilometer mengarah ke Besuk Kobokan.

Liswanto mengatakan, beberapa hari terakhir terjadi tremor harmonik yang terpantau di seismograf milik PVMBG.

Tremor harmonik ini menunjukkan adanya aktivitas magma dari perut bumi yang naik ke permukaan hingga membentuk kubah lava. Karena kubah lava di puncak tidak stabil, maka terjadi longsor dan membentuk awan panas guguran.

Meski jarak luncurnya cukup jauh, menurut Liswanto, luncurannya masih berada pada jarak aman. Sebab, pemukiman penduduk terdekat berada dalam radius 9 kilometer dari puncak Jonggring Saloko.

Liswanto mengingatkan, warga tetap waspasa. Terlebih jika puncak Semeru diguyur hujan. Pasalnya, material dari APG sudah berada di hilir sungai.

Berikut rekomendasi yang diberikan MAGMA Indonesia terkait erupsi Gunung Semeru hari ini:

1. Tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

2. Tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

3. Mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gunung Semeru Erupsi, Muntahkan Abu Setinggi 1.500 Meter

VP: Yogi Putra
Host: Firda Ananda

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Yogi Putra Anggitatama
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved