Selasa, 7 April 2026

Viral di Medsos

Kelompok Pemuda Serang Warkop dan Mengincar Juru Parkir, Malah Apes Bertemu Sejumlah Polisi

Rabu, 9 November 2022 12:50 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Sekelompok pemuda menyerang sebuah warung kopi (warkop) di Jl Pengayoman, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (6/11/2022).

Mereka menyerbu warkop sambil membawa senjata tajam berupa parang dan anak panah.

Awalnya, mereka hendak mengincar juru parkir di warkop tersebut.

Sialnya, saat melakukan penyerangan, di dalam warkop berisi sejumlah anggota Polrestabes Makassar.

Aksi anarkis sekelompok pemuda itu sempat viral di media sosial.

Dihimpun Tribunnews.com, berikut sejumlah fakta penyerangan warkop yang berisi anggota polisi di Makassar.

Kronologi Kejadian

Mengutip Kompas.com, saat kejadian, Waka Satreskrim Polrestabes Makassar Kompol Jufri Natsir beserta Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Reonald Simanjuntak, Kanit Jatanras Iptu Setiawan, Kanit Tipiter Iptu Jeriyadi, dan beberapa perwira lain berada di lokasi.

Sejumlah anggota polisi yang berpakaian preman itu sedang beristirahat setelah melakukan patroli.

"Saat itu, Minggu (6/11/2022) sekitar pukul 01.50 WITA, saya dan Pak Kasat beserta seluruh anggota Reskrim di warkop itu."

"Kami istirahat sepulang patroli, tapi tiba-tiba, para juru parkir di sekitar warkop diserang hingga masuk ke dalam warkop," kata Waka Satreskrim Polrestabes Makassar Kompol Jufri Natsir, Selasa (8/11/2022).

Baca: Respons Ferdy Sambo Terkait Namanya Dikaitkan soal Viral Setoran Uang Tambang Ilegal Ismail Bolong

Baca: Viral Video Kepala Sekolah Dimassa di Depan Muridnya, Sempat Dipukul hingga Diseret Warga yang Marah

6 Tembakan Peringatan

Melihat kejadian itu, para anggota polisi tersebut langsung mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan ke udara.

Tiga kali tembakan dilepaskan, masih ada pelaku yang menarik busurnya.

Akhirnya, polisi kembali melepaskan tiga tembakan peringatan untuk menghentikan aksi para pelaku.

"Pas tembakan peringatan tiga kali itu, salah satu pelaku masih sempat menarik busur. Makanya saya beri lagi tembakan peringatan sampai enam kali, baru mereka simpan busurnya dan lari semua," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Reonald Simanjuntak, dilansir Tribun-Timur.com.

Beberapa pelaku kemudian kabur setelah polisi berulang kali memberi tembakan peringatan.

Sembunyi di Dalam Got

Petugas kemudian melakukan pengejaran kepada para pelaku yang terlibat dalam aksi penyerangan di warkop tersebut.

Satu pelaku didapati bersembunyi di dalam got hingga 40 menit.

"Yang ngumpet di got mana, ngumpet sampai 40 menit di bawah got," ujarnya saat menampilkan delapan pelaku yang telah ditangkap.

Penangkapan Dilakukan Selama Tiga Hari

Reonald menuturkan, penangkapan delapan pelaku dilakukan selama tiga hari berturut-turut.

"Yang pas kejadian kita tangkap tiga orang, kemarin menyusul empat orang dan tadi satu orang," jelasnya.

Motif Penyerangan

Dari hasil pengembangan kasus, Jufri mengungkapkan motif para pemuda menyerang warkop tersebut karena perebutan lahan parkir.

"Motif penyerangan ini pemalakan dan perebutan lahan parkiran," ujar Jufri.

Atas aksinya, para pelaku dapat dijerat dengan Pasal 335 dan Lembar Negara (LN) dengan ancaman hukuman penjara selama 12 tahun.

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, Kompas.com/Hendra Cipto, Tribun-Timur.com/Muslimin Emba)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kelompok Pemuda Serang Warkop Berisi Polisi, yang Diincar Juru Parkir, Ancam Petugas Pakai Busur

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Tia Kristiena
Sumber: Kompas.com

Tags
   #pemuda   #warkop   #juru parkir   #polisi

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved