Kabar Selebriti
Tak Marah Dituding Terlibat Tindakan Penipuan, Mario Teguh Justru Beri Pesan 'Super' pada Korban
TRIBUN-VIDEO.COM - Motivator Mario Teguh berlapang dada saat mengetahui dirinya dilaporkan ke Bareskrim Polri lantaran diduga menerima aliran uang dari Billions Group.
Adapun Billions Group merupakan kegiatan bisnis di bawah naungan PT SMI NET89 yang ditengarai melakukan tindakan pencucian uang.
Alih-alih marah, Mario teguh justru menyampaikan pesan menyentuh kepada orang yang melaporkannya itu.
Ia mendoakan agar masalah yang dialami para korban Net89 itu segera selesai.
"Mudah-mudahan masalah teman-teman cepat selesai," kata Mario di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Jumat (4/11/2022).
Kemudian, Mario Teguh mengklaim jika dirinya tak pernah menerima sepeser uang dari Billions Group atau NET89.
Sehingga, ia berharap, pelapor tak menyalahkan orang yang tidak memiliki keterkaitan dengan robot trading NET89 tersebut.
"Di masa yang tidak mudah dilalui banyak orang, menarik perhatian atau mengalihkan beban kita ke orang lain itu banyak dilakukan banyak orang," imbuhnya.
Baca: Terseret Kasus Penipuan Trading Net89, Motivator Mario Teguh Tegaskan Bukan Pemilik Billion Group
Lebih lanjut, Mario menyebut, yang terjadi pada korban NET89 merupakan takdir dari Yang Maha Kuasa.
Daripada protes, motivator kondang Indonesia itu menyarankan pada para korban untuk menggunakan cara yang baik.
Ia juga mengingatkan para korban terkait cara yang mereka lakukan untuk mendapatkan uangnya kembali.
"Kita hidup ini kan tidak boleh protes dengan apa yang terjadi karena yang terjadi itu sudah diizinkan Tuhan terjadi," tandasnya.
"Jangan sampai cara-cara kita untuk mendapatkan uang kita kembali semakin memberatkan kita. Mudah-mudahan uang rekan-rekan semua bisa cepat kembali," sambungnya.
Sebagai informasi, sebanyak 230 orang yang mengatasnamakan korban trading NET89 mengadukan platform tersebut ke Bareskrim Polri.
Baca: Dituding Terima Aliran Dana dari Trading Net89, Mario Teguh Bantah Bukan Founder dari Billions Group
Kuasa hukum korban, Zainul Arifin menyebut, pihaknya melaporkan robot trading Net 89 atas dugaan tindakan pencucian uang.
"Hari ini kami membuat laporan polisi terkait dengan dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan tanpa izin menggunakan media elektronik yang diduga dilakukan oleh individu-individu atau korporasi robot trading net 89," kata Zainul Arifin di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Rabu (26/10/2022).
Bahkan dari ratusan orang yang dilaporkan, terdapat lima orang yang merupakan publik figur Tanah Air.
Kelima publik figur itu adalah Atta Halilintar, Taqy Malik, Kevin Aprilio, Adri Prakarsa, dan Mario Teguh.
Mereka diduga menerima aliran dana dari founder robot trading Net 89, yakni Reza Paten.
"Kalau Atta Halilintar diduga melelang bandana ya Rp2,2 miliar dari foundernya Net89, Reza Paten. Kalau Taqy Malik dia diduga menerima dana lelang sepeda Rp300 juta," ujarnya.
"Kevin Aprilio mempromosikan melalui media elektronik zoom meeting. Kemudian ada Ady Prakarsa publik figur dan musisi band juga. Lalu Mario Teguh mempromosikan melalui media sosial," sambungnya. (*)
(Tribun-Video.com/WartaKotalive.com)
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Pesan 'Super' Mario Teguh usai Terseret Platform Trading NET89: Mudah-mudahan Cepat Selesai
# Mario Teguh # Bareskrim Polri # penipuan # Jakarta Pusat # pencucian uang #
Reporter: Isti Ira Kartika Sari
Video Production: Fitriana Dewi
Sumber: Warta Kota
LIVE UPDATE
Penipuan Percepatan Haji Ditemukan di Bekasi, 20 Laporan Warga Masuk ke Kementerian Haji dan Umrah
Rabu, 15 April 2026
LIVE UPDATE
Viral Menantu Gelapkan Uang Mertua Rp 4,7 Miliar di Bengkulu: Dipakai Foya-Foya dan Dugem di Bali
Rabu, 15 April 2026
LIVE UPDATE
Korban Penipuan Scam Kamboja Sudah Tiba di Kampung Halaman, Langsung Bertemu Pihak Disnakertrans
Selasa, 14 April 2026
Seleb
Sikap Boiyen Hadapi Proses Perceraian dengan Rully Anggi Akbar, Dikhawatirkan Anwar BAB
Selasa, 14 April 2026
LIVE UPDATE
Warga Keluhkan Sungai Ciliwung Menteng Jakpus Penuh Sampah & Semak Belukar, Jadi Sarang Nyamuk
Senin, 13 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.