Olahraga
Persija Jakarta Rasa Brasil Sudah Perlahan Luntur dan Hilang, Aroma-aroma Eropa Semakin Menyengat
TRIBUN-VIDEO.COM - Klub asal Ibu Kota, Persija Jakarta nampaknya perlahan meninggalkan kebiasaannya merekrut pemain asal Brasil di musim 2022-2023.
Dilansir TribunWow.com, kini, di tangan Thomas Doll, Persija Jakarta nampak tak berminat melirik slot asingnya untuk diperankan oleh pemain asal negara berjuluk Selecao.
Padahal, dalam sejarah kiprahnya, banyak pemain Brasil yang sukses unjuk performa dan dicintai Jakmania
Sebut saja nama-nama seperti Bruno Matos, Bruno Lopes, Xandao, Jaimerson dan Wilian Pacheco menjadi beberapa nama yang sukses rebut hati Jakmania.
Jauh sebelumnya, ada nama Luciano Leandro dan Antonio Claudio atau Toyo yang juga pernah menjadi idola para suporter Persija Jakarta, Jakmania.
Baca: Tidak Kecewa Persija Jakarta Kalah di Laga Uji Coba, The Jakmania Malah Acungi Jempol Sosok Ini
Kini, kebiasaan Persija Jakarta mendatangkan pemain asal Brasil mulai luntur dan berpotensi segera menghilang.
Thomas Doll lebih condong untuk mendatangkan pemain mahal asal Ceko dan Jerman, Ondrej Kudela, Michael Krmencik dan Hanno Behrens.
Persija Jakarta kini tak mau hanya mendatangkan pemain grade B jika dilihat apa yang direkrut Thomas Doll musim ini.
Hal itu juga dapat dilihat dari pemain-pemain yang didatangkan dari klub besar di Eropa, Club Brugge dan Slavia Prague, dua tim besar di Liga Utama Belgia dan Ceko.
Selain itu, keputusan untuk menggaet Abdulla Yusuf Helal yang notabene pemain asia asal Bahrain yang diambil langsung saat kiprahnya masih bersama Slavia Prague.
Dan contoh lain yakni saat Persija Jakarta memutuskan mendatangkan Marco Motta, fullback segudang pengalaman di tim besar eropa seperti Juventus dan Watford.
Baca: Pemain Persija Jakarta Hanno Behrens dan Yusuf Helal Temui Jakmania di Sela Kesibukan Latihan
Keputusan itu dilakukan Persija Jakarta dengan harapan para pemain Macan Kemayoran dapat menyerap serta menimba ilmu dari para pemain yang pernah merasakan ketatnya sepakbola di Eropa.
Tak hanya pemain, era Brasil lenyap di Persija Jakarta seusai era kepelatihan Edson Tavares.
Saat itu, Edson Tavares hanya bertahan dua bulan bersama Persija Jakarta.
Praktis, pelatih asal Brasil yang memberikan efek nyata prestasi hanyalah Stefano Cugurra.
Pelatih yang akrab disapa dengan Teco itu mampu membawa Persija Jakarta menjadi jawara Liga 1 2018 dan Piala Presiden 2018.
Menarik dinantikan kiprah Persija Jakarta di era masa eropa yang semakin kental di skuad Macan Kemayoran di bawah asuhan Thomas Doll. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Persija Jakarta Rasa Brasil Sudah Perlahan Luntur dan Hilang, Aroma-aroma Eropa Semakin Menyengat
# Persija # Brasil # Pemain # Liga 1
Sumber: TribunWow.com
LIVE UPDATE
Pesan Jakmania Tenabang usai Persija Kalah dari Persib: Kecewa, tapi Harus Tetap Waras dan Kondusif
Senin, 11 Mei 2026
LIVE SCORE
PERSIJA JAKARTA VS PERSIB BANDUNG SUPER BIG MATCH BRI SUPER LEAGUE 2025/2026 | LIVE SCORE
Minggu, 10 Mei 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Persipura Gagal Promosi ke Liga 1 seusai Dikalahkan Adhyaksa FC, Suporter Bertindak Anarkis
Sabtu, 9 Mei 2026
Berita Terkini
Kericuhan di Stadion Lukas Enembe, Suporter Persipura Mengamuk seusai Gagal Promosi ke Liga 1
Sabtu, 9 Mei 2026
LIVE UPDATE
Ribuan Bobotoh Memenuhi Stadion GBLA, Lepas Skuad Persib Bandung Tandang Lawan Persija di Samarinda
Kamis, 7 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.