Terkini Mancanegara
Jet Tempur Hantam Konser Musik di Myanmar, 80 Orang Tewas Kena Bom termasuk Artis dan Pengisi Acara
TRIBUN-VIDEO.COM - Junta Myanmar menjatuhkan bom di konser perayaan kelompok etnis Kachin dengan dalih menyerang markas kelompok separatis dan tertoris.
Anggota kelompok etnis Kachin dan seorang pekerja penyelamat pada Senin (24/10/2022) menyebut serangan udara oleh militer Myanmar itu menewaskan sebanyak 80 orang, termasuk penyanyi dan musisi, yang menghadiri perayaan ulang tahun organisasi politik utama etnis minoritas Kachin.
Serangan junta militer Myanmar ini nyatanya terjadi hanya berselang tiga hari sebelum menteri luar negeri di Asia Tenggara mengadakan pertemuan khusus di Indonesia untuk membahas meluasnya kekerasan di Myanmar.
Dilansir dari Associated Press (AP), jumlah korban dalam perayaan yang diadakan oleh Organisasi Kemerdekaan Kachin di negara bagian utara Kachin pada Minggu (23/10/2022) ini tampaknya menjadi yang terbanyak dalam satu serangan udara sejak militer merebut kekuasaan dari pemerintah terpilih Aung San Suu Kyi pada Februari 2021.
Laporan awal menyebutkan jumlah korban tewas sekitar 60 orang, tetapi penghitungan kemudian menaikkannya menjadi sekitar 80 orang.
AP menulis, tidak mungkin untuk mengonfirmasi secara independen rincian insiden itu.
Namun, sejumlah media yang bersimpati kepada kelompok Kachin telah memposting video yang menunjukkan apa yang disebut sebagai akibat dari serangan itu, dengan struktur bangunan kayu yang hancur dan rata.
Baca: Militer Myanmar Disebut Jatuhkan 4 Bom di Wilayah Kachin saat Konser, 80 Orang Tewas
Baca: Aung San Suu Kyi Dihukum 3 Tahun Penjara Pengadilan Militer, Langgar UU Rahasia Negara Resmi Myanmar
Kantor informasi pemerintah militer Myanmar mengonfirmasi dalam sebuah pernyataan pada Senin malam, bahwa ada serangan terhadap apa yang digambarkan sebagai markas besar Brigade ke-9 Tentara Kemerdekaan Kachin.
Militer Myanmar menyebutnya sebagai "operasi yang diperlukan" sebagai tanggapan atas tindakan "teroris" yang dilakukan oleh kelompok Kachin.
Laporan Militer Myanmar itu menyebut laporan tentang jumlah korban tewas yang tinggi sebagai "rumor".
Laporan itu juga membantah militer telah mengebom sebuah konser dan penyanyi serta penonton termasuk di antara yang tewas.
Kantor PBB di Myanmar mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka sangat prihatin dan sedih dengan laporan serangan udara junta militer Myanmar tersebut.
"Apa yang tampak sebagai penggunaan kekuatan yang berlebihan dan tidak proporsional oleh pasukan keamanan terhadap warga sipil yang tidak bersenjata tidak dapat diterima dan mereka yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban," katanya. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Junta Myanmar Jatuhkan Bom di Konser Musik, 80 Orang Tewas, Termasuk Penyanyi"
#shorts #viral #viraldimediasosial #myanmar #juntamyanmar #serangan
Video Production: Roni Yoga Irawan
Sumber: Kompas.com
Mancanegara
Kapal Induk AS Luncurkan Jet Tempur di Tengah Operasi Blokade Pelabuhan Iran Terus Berlanjut
Jumat, 17 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Kekuatan Rusia Bertambah, Angkatan Udara Terima Sejumlah Jet Tempur SU 35S dari Industri Penerbangan
Jumat, 17 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Jet Angkatan Laut AS Diluncurkan dari Kapal Induk, Klaim Halau 13 Kapal Sejak Blokade Selat Hormuz
Jumat, 17 April 2026
Tribunnews Update
AS Luncurkan Jet Tempur dari Kapal Induk saat Operasi Blokade Pelabuhan Iran Terus Berlanjut
Jumat, 17 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Kapal Induk Nuklir Super AS Dihantam Ledakan Dahsyat, Jet Tempur Iran Jadi Momok
Jumat, 17 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.