Kamis, 16 April 2026

Perempuan Bersenjata Terobos Istana

Wanita Bersenjata yang Terobos Istana Negara Diduga Simpatisan ISIS, Tim Densus 88 Selidiki Motif

Selasa, 25 Oktober 2022 16:43 WIB
TribunSolo.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Aksi perempuan yang membawa senjata dan berencana menerobos istana Presiden di Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat sekira pukul 07.00 WIB pada Selasa (25/10) menggemparkan publik.

Bahkan, Pengamat Terorisme Ridlwan habib turut menanggapi aksi nekat perempuan berbaju biru.

Direktur The Indonesia Intelligence Institute ini menduga pelaku merupakan simpatisan ISIS atau Islamic State of Iraq and Syria yang dikenal sebagai organisasi teroris dunia.

“Pelaku kemungkinan besar adalah lone wolf (pelaku tunggal) yang punya simpati terhadap jaringan ISIS,” katanya.

Menurutnya, selama ini hanya jaringan ISIS yang membolehkan kaum wanita melakukan tindakan serangan.

Baca: Sosok Wanita Penerobos Istana Presiden Bawa Senpi, Pengamat Sebut Kasus Sama Terjadi di Mabes Polri

Sementara, Ridlwan Habib mengatakan, jik kelompok terorisme lainnya cenderung melarang wanita melakukan serangan.

“Hanya ISIS yang memperbolehkan wanita melakukan serangan. Al Qaeda dan kelompok teror lain melarang wanita ikut berperang dan hanya laki laki yang menjadi penyerang,” katanya.

Dia menuturkan, dengan tindakan yang dilakukan pelaku tersebut menunjukkan bahwa dia sudah siap dengan risiko yang berpotensi bakal diterima, yakni ditembak mati ditempat.

Baca: Detik-detik Kronologi Wanita Nekat Masuk Istana Negara Bawa Senpi, Langsung Diamankan Kepolisian

Sebab, Istana Presiden merupakan objek vital dengan pengamanan super ketat.

“Pelaku menargetkan objek vital nasional dengan resiko mati atau ditembak mati. Itu artinya pelaku memang sudah siap mati,” ujarnya.

Selain itu, aksi nekat seperti yang dilakukan wanita tersebut dianggap bagi para pengikut sebagai bentuk kemuliaan kematian karena aksinya.

“Atau bahasa mereka mencari kemuliaan kematian karena aksinya itu,” lanjut Ridlwan.

Sementara itu, Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto mengatakan Densus 88 Antiteror Polri bakal turun tangan dalam kasus wanita yang menodongkan senjata api ke Paspampres tersebut.

"Nanti dari Kadensus 88 tengah melakukan pendalaman kepada tersangka yang tadi diamankan oleh petugas," katanya.

Agus mengatakan jika Densus 88 bakal mendalami motif dari apa yang dilakukan wanita nekat itu.

(Tribun-Video.com/TribunSolo.com)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Analisa Pengamat soal Wanita Bersenjata yang Terobos Istana Presiden : Mengarah ke Simpatisan ISIS

# Siti Elina # Istana Presiden # Paspampres # perempuan bersenjata terobos Istana # Perempuan Terobos Istana

Editor: Aditya Wisnu Wardana
Reporter: Sandy Yuanita
Video Production: Rizaldi Augusandita Muhammad
Sumber: TribunSolo.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved